Rabu, 13 April 2011

Freedom Writers


Semalem gua nonton film Fredom Writers yang emang jadi salah satu film favorite gua. Entah udah berapa kali gua nonton film ini, tapi setiap kali gua tonton tetep aja membuat gua kaya punya spirit baru untuk tetap menulis dan menjadikan menulis sebagai suatu kesenangan yang juga menjadi nafkah yang membuat periuk nasi di rumah gua tetep ngebul he..he..

Film ini sebenernya bercerita tentang seorang guru bernama Erin Gruwell (diperankan dengan cadas oleh Hilary Swank) di salah satu sekolah. kebetulan dia mengajar di kelas bahasa inggris yang diisi oleh murid-murid yang selalu membuat masalah. Mulai dari masalah keributan yang terjadi antar genk dan bersifat Rasialis di sekolah ataupun melakukan tindakan kriminal di luar sekolah seperti menembak anggota genk yang menjadi musuh mereka di jalan.

Pada awalnya Erin mendapatkan tantangan untuk bisa mengambil simpati dari murid-muridnya ini. Murid-murid yang terdiri dari beberapa anggota genk berbeda ini pada awalnya tidak respek melihat kehadiran guru baru. bahkan mereka dengan santainya berantem di dalam kelas tanpa menghiraukan keberadaan sang guru.

Tapi dengan usaha keras serta keuletan nya menghadapi murid-murid Bengal ini, akhirnya para murid terlihat respek dan mau mendengarkan pembicaraan sang guru. Seiring waktu berjalan, Miss Erin bisa menyatukan para muridnya untuk bisa saling menghormati antara murid satu dengan murid lainnya. Pada akhirnya terbangunlah sikap saling respek dan keributan yang terjadi di kelas lambat laun bisa menghilang.

Pada suatu ketika, Miss Erin menugaskan masing-masing murid untuk menulis cerita keseharian mereka dalam sebuah buku jurnal harian. semua murid terlihat antusias untuk menuliskan keseharian dan pengalaman mereka selama menjadi anggota genk. Bahkan pada akhirnya tulisan itu di satukan dan dibuatkan menjadi sebuah buku harian. Murid-murid yang tadinya Bengal perlahan-lahan berubah menjadi seorang penulis handal yang karyanya menarik untuk disimak.

Ngomong-ngomong Fredom Writers, beberapa bulan ini memang gua lagi seneng-seneng nya menulis tentang semua hal yang pernah atau pun sedang gua rasain. Iya gua bebas mengeluarkan ide, pendapat ataupun pengalaman-pengalaman lucu, ngeselin bahkan aneh yang gua tuangkan (emang nya aer dituang he..he.. ) menjadi tulisan yang gua upload di blog ini.

Semua hal mulai dari pengalaman sehari-hari, sampe berita-berita yang gua simak di Tipi kadang gua jadiin bahan buat tulisan di blog ini. Ya…, gua mencoba mengemas tulisan yang gua buat semenarik mungkin biar kalo ada orang yang nyasar masuk ke blog ini dan sudi membaca tulisan gua minimal dia bisa terhibur. Meskipun dari tulisan gua ini kadang engga ada makna yang bermanfaat yang bisa di jadikan pijakan apalagi sampe jadi referensi buat nulis skripsi he..he.. (jangan sampe dah yang lagi skripsi menjadikan blog ini sebagai referensi nanti kalo kaga lulus gua lagi yang disalahin he..he..).

Tapi sebagian temen gua yang pernah baca blog ini sih mengaku terhibur dan kadang mereka berkomentar tulisan gua gokil…, seru… lucu… udah ah jangan banyak-banyak entar gua dikira narsis dan membangga-banggakan diri lagi he..he… gua sih seneng-seneng aja dapet tanggapan yang positif karena buat gua menulis berarti mengeluarkan semua uneg-uneg melalui kata-kata yang dirangkum dengan sejujur-jujurnya (yang ini beneran, gua engga pernah merekayasa tulisan di blog ini he..he..). kalo ibarat lagu neh…, tulisan gua ini udah kaya lagu lawas milik Cristine Panjaitan yang judulnya Katakan Sejujurnya. Liriknya kalo ga salah begini neh, katakanlah….katakan sejujurnya…. Apa mungkin…kita…. Bersatu….. . udah ya jangan diterusin entar jadi pada mellow lagi bacanya he..he…

Bicara mengenai menulis , gua barusan baca update statusnya temen kampus gua si Indah yang menuliskan kata-kata, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang didalam masyarakat dan juga dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian “(dari Pramoedya Ananta Toer). Gua bacanya sampe berkali-kali kata-kata ini sampe-sampe gua ngasih jempol dah di status nya Indah he..he… ternyata jika seseorang menulis maka sebenernya dia sedang bekerja untuk keabadian ya. Ehm… mungkin ketika nanti ajal udah menjemput gua, orang-orang bisa mengenang gua lewat tulisan-tulisan gua di blog ini.

Ngomong-ngomong ajal yang menjemput, hari ini Indonesia kehilangan seorang tokoh wartawan senior bernama Rosihan Anwar. Almarhum adalah seorang wartawan yang memiliki integritas tinggi dan sudah mengabdikan dirinya menjadi jurnalis sejak jaman Bung Karno dulu. Almarhum merupakan salah satu pencatat sejarah yang pernah di miliki negeri ini. Lewat tulisan-tulisan nya lah gua mengenal sosok wartawan senior yang satu ini. Selamat Jalan Pak Rosihan, semoga amal ibadahnya diterima di sisi ALLAH SWT. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar