Langsung ke konten utama

Sebuah Foto yang bercerita ….


Kemaren siang, temen gua si Maya ngirimin foto-foto waktu hari terakhir gua bekerja menjadi orang kantoran di salah satu perusahaan bernama tuttttttttttt… (sensor he..he.., ). Biar kaga diperiksa LSF, tapi blog ini juga harus lulus sensor sebelum di publish he..he.. (kok malah ngomongin sensor ya he..he..). lanjut…lanjut… , disalah satu foto yang dikirimin, gua ngeliat posisi temen-temen gua yang sekarang juga udah pada resign. Difoto itu kok bisa saling berdekatan ya he..he.., dalam moment yang terekam dalam bentuk gambar ini, empat temen gua yang berpose deket gua sekarang juga udah Alumni alias lulus dari perusahaan itu he..he.. gua yang ngeliat neh foto Cuma bisa cengar-cengir doang mengenang moment ini he..he..

Sekarang mari kita bahas satu persatu dari mereka yang mengikuti jejak langkah yang gua tinggal (udah kaya lagu jejak langkahnya Tohpati bareng Glen Fredly aje kalimatnya he..he..).

Pertama, si Cabul (di poto neh anak berdiri pake baju hitam dan mengacungkan dua jari sama kaya jari yang gua acungkan he..he..). Temen gua yang maniak musik metal ini cabut dua bulan setelah gua mengundurkan diri. Dia sekarang bekerja di salah satu perusahaan pengembang game asal Perancis yang berkantor di kota gudeg sana. Waktu itu, pas gua bilang mau resign, sebenernya dia udah bolak-balik Jogja buat interview he..he..,

Jumat kemaren dia balik ke sini buat ngisi liburan dan ngelepas kangen sama si Maya, sang kekasih tercinta tentunya he..he... Terus kita ngumpul berempat barengan si Irul juga dan menghabiskan waktu dengan karokean dan makan di salah satu mall bilangan kalibata (kalo bingung, nama mallnya kalibata mall he..he..). Disitu kita bercerita suasana setelah gua resign dan ternyata si Cabul sempet engga punya motivasi setelah ngeliat gua mundur dari kantor. “Dulu kita selalu ngomong tentang resign, eh engga tau nya lu duluan le yang resign. Ngehe gua di tinggalin he..he..” begitu kata temen gua yang gape maen bass ini.

Kedua, si Chabo. (di poto, Ridwan alias Chabo pake baju biru muda dan sedikit dengan pose lagi senyum apa lagi nga-nga ya dia he..he..). Temen gua yang seorang penggemar Liverpool sejati ini resign sekitar akhir maret . Gua engga begitu jelas dia pindah kemana, tapi kayanya kantornya masih di Jakarta juga. Gua sempet kaget juga begitu denger neh anak mau resign, karena diantara kita berempat (gua, Irul, Alvin and dia) neh anak yang paling senior dan paling tua juga he..he…(kaga nyambung ya he..he..) . Selama gua disana, si Ridwan keliatannya orang nya tenang-tenang aja dan engga menunjukan tanda-tanda kalo dia mau ninggalin kantor . Mungkin karena tawaran di kantor barunya lebih asoy, jadilah dia orang kedua yang pergi dari tim ini.

Ketiga, Grand. (dipoto, Si Grand ada di samping gua meskipun Cuma keliatan kepalanya doang he..he..). temen gua yang terkenal raja download di kantor ini he..he.. resignnya baru-baru ini. Gua juga engga tau alesannya kenapa Master of portal ini sampe mengundurkan diri dari kantor. Tapi gua bisa nebak neh anak lagi nyari kerjaan baru kalo dia nanya alamat ke gua. Biasanya si Grand suka nanya alamat gedung-gedung yang dia mau datengin disekitaran Jakarta sini. Nah kalo yang dia tanya gedung perkantoran, gua coba nebak-nebak, mungkin neh anak mau interview kali di gedung itu he..he..(sotoy banget ya gua he..he..).

Keempat, Revina. (dipoto, Revina ada di depan gua. Dengan rambut panjangnya dan senyum khas nya Unyu Unyu he..he..). temen gua yang tinggal di Bogor ini resign nya engga lama setelah gua resign. Kata Revina, dia diterima disebuah perusahaan yang masih satu grup sama perusahaan tempat kita bekerja menjadi tim Training And Learning Department. Neh anak sebenernya belum lama juga bergabung ke tim ini. Seinget gua dulu waktu gua lagi jagain nyokap gua di Rumah Sakit, neh anak udah gabung di sini dan begitu gua masuk baru dah gua kenalan sama neh cewe yang kalo ketawa suara tawanya garing juga he..he..(kalah dah tuh kerupuk yang dijual diwarung-warung he..he..).

Gua juga sebenernya engga menduga, setelah gua resign ternyata temen-temen gua banyak yang menyusul langkah yang sama. Gua seperti menjadi pionir yang membuat mereka mengikuti jejak kepergian gua he..he… meskipun masing-masing dari kita punya alasan yang berbeda tapi intinya ketika kita mendapatkan kesempatan yang lebih baik mungkin kita akan mengambil kesempatan itu.

Gua sendiri merasa waktu yang hamper tiga tahun gua jalanin di perusahaan itu adalah salah satu moment terbaik dalam hidup gua dan ketika gua harus pergi meninggalkan semua moment-moment yang pernah terjadi rasanya emang berat. Bukan berat ninggalin kerjaannya he..he.. tapi berat meninggalkan orang-orang terdekat yang selama ini ada dalam keseharian gua. Pasti kita akan merindukan semua hal yang pernah terjadi ketika kita tidak lagi bersama-sama mereka he..he..(so sweet banget dah kata-katanya he..he..).

Kembali ke foto (bacanya mengikuti gaya tukul membawakan acara 2 mata ditambah 2 mata he..he..). kalo diliat-liat lagi foto itu, dibelakang Revina ada si Maya dan dibelakang nya Maya ada Irul yang bergaya sambil melompat. Mereka berdua sampai saat ini masih membela perusahaan yang pernah kita bela. Gua berharap mereka tidak mengikuti langkah yang udah gua dan temen-temen lainnya ambil dan tetap bertahan disana mengikuti segala dinamika yang ada. Ya… meskipun hanya Maya, Irul dan Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi kedepannya he..he...

Mungkin ini hanya sebuah foto….. sebuah foto yang kebetulan merekam keberadaan gua dan teman-teman yang udah resign di sebuah perusahaan yang dulu pernah sama-sama kita bela. Foto ini bisa bercerita kalau gua dan temen-temen yang resign pernah menjadi bagian dari sebuah tim kerja yang solid, kompak dan penuh dengan canda tawa dan sangat kekeluargaan tentunya. Lihatlah bagaimana di saat perayaan terakhir gua disana kita masih bisa menebarkan senyuman hangat yang memang setiap hari gua rasakan selama disana he..he...

Satu yang pasti, meskipun kita sekarang udah beda kapal (istilahnya Irul he..he..) tapi pertemanan kita tetap masih terjaga baik dan semoga kebersamaan ini masih tetap terjalin meskipun kita udah berdiri dikubu yang berbeda. Amin….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala