Rabu, 18 April 2018

Ketika nama Kim Jong Un di panggil-panggil dalam Lomba Burung Berkicau


Ayo Jong Un.. Ayo Jong Un.. Ayo Jong Un… Teriakan itu bukan sedang memanggil nama Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, yang terkenal itu loh ya, tapi itu teriakan salah seorang peserta pemilik burung Murai Batu yang menarik perhatian saya. Sang pemilik burung yang kebetulan memberi nama burungnya sama dengan nama Presiden Korut itu berharap agar burungnya mau berkicau dan menarik perhatian juri untuk memberi nilai lebih ke burung murai batu miliknya.   
Lomba Burung Berkicau memperebutkan Piala Kapolda Metro Jaya di Lapangan Angkasa Pura, Bandara Soekarno Hatta.

Iya,  Itulah pemandangan menarik yang saya alami ketika kemarin menghadiri acara lomba burung berkicau Piala Kapolda Metro jaya Cup 2018. Minggu (15/4) pagi kemarin memang menjadi acara akbar bagi para pecinta burung. Sekitar 1500 orang peserta ikut ambil bagian di acara yang di gelar di Lapangan Angkasa Pura, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Lomba burung berkicau ini memperlombakan beberapa kategori dan jenis burung seperti Cucak Hijau, Kucer, Konin, hingga Murai.

Peserta dengan burung kesayangannya
Di arena lomba burung berkicau, para pecinta burung silih berganti berteriak-teriak agar burung kesayangan mereka berkicau. Saya yang menyaksikan langsung lomba ini juga tidak mau kalah dan sesekali berteriak agar burung-burung peserta terus berkicau. “Nomor 5 juri.. Nomor 5 juri itu dilihat”begitulah teriakan saya menirukan para pemilik burung yang sesekali berteriak nomor burung mereka.
Penonton dan pemilik burung yang antusias menyemangati burung-burung mereka dari pinggir lapangan
Terus terang, seumur-umur, ini merupakan pengalaman pertama saya menyaksikan lomba burung berkicau. Satu yang menarik dari lomba ini justru melihat antusias para pecinta burung berteriak-teriak menyemangati burung mereka. Ya, mirip-mirip sama supporter bola yang juga suka teriak-teriak menyemangati tim kesayangan mereka.
Deklarasi Anti Hoax yang dipimpin Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono
Tidak hanya lomba burung berkicau aja yang digelar, dalam acara yang memperebutkan hadiah uang ratusan juta rupiah tersebut juga digelar Deklarasi Anti Hoax. Hadir dalam Deklarasi Anti Hoax ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi, Argo Yuwono, yang memimpin jalannya deklarasi. 

Dalam deklarasi ini, seluruh peserta lomba burung berkicau membacakan ikrar Anti Hoax Bersama-sama dengan bapak Argo yang wajahnya sudah biasa kita lihat dalam berita-berita kriminal di televisi ini.

Adapun isi Deklarasi Anti Hoax ini adalah :  
Kami Masyarakat dan Komunitas Burung Bandara Soekarno Hatta Menolak Hoax,
Mendukung Polri memberantas ujaran kebencian
Kami Indonesia Bhineka Tungga Ika
NKRI Harga Mati.
Burung Konin salah satu burung yang masuk dalam kategori lomba 
 Setelah Deklarasi Anti Hoax, Bapak Argo pun sempat melihat-lihat burung-burung yang akan ikut berlomba. Ia mengatakan kalau dia juga pecinta burung. Bahkan, di rumahnya ada beberapa burung Murai yang menjadi peliharaannya. “Saya tahu bagaimana suka dukanya memelihara burung. Mulai dari memberi makan, hingga pemberian vitamin untuk burung. Mengurus burung sama seperti mengurus manusia”selorohnya sambal tertawa.
Pecinta burung juga bisa mendonorkan darahnya dalam acara ini
Oiya, selain lomba burung berkicau, di acara yang turut didukung oleh Trubus.id ini para peserta juga bisa donor darah loh. Selain itu, peserta juga bisa memeriksakan kondisi kesehatan burungnya di Balai Karantina Bandara yang ikut membuka stand di acara yang digagas Polres Bandara Soekano Hatta ini.


Selasa, 27 Februari 2018

Sebuah Harapan akan Keadilan dan Kedamaian Untuk Kota Khojaly



Ada raut wajah kesedihan dan keprihatinan di wajah Ruslan Nasibov, selaku Counsellor/Deputy Chief of Mission Embassy of The Republic of Azerbaijan, yang saya lihat pagi itu di acara Kajian Islam Bulanan Bersama KH. Yusuf Mansur di Masjid Istiqlal Minggu (25/2) kemarin. Raut wajah seperti membayangkan peristiwa yang terjadi 25 tahun yang lalu tepatnya 25 Febuari 1992 di sebuah kota kecil bernama Khojaly.
Keadilan dan kedamaian untuk Khojali
Khojaly, nama ini sebenarnya masih terasa asing buat saya. Bahkan, sampai hari Minggu kemarin ketika melangkahkan kaki ke Istiqlal saya masih bertanya-tanya ada apa sebenarnya dengan Khojaly.

Sampai pada akhirnya saya tiba di Masjid Istiqlal barulah mata saya terbuka dan melihat apa yang sesungguhnya terjadi di Kota Khojaly. Iya, Minggu pagi itu saya mengikuti sebuah peringatan sosial Justice For Khojaly, sekaligus memperingati 25 tahun kejadian pembantaian massal yang dilakukan tentara Armenia terhadap warga sipil di Kota Khojaly. Saya pun langsung terdiam dan merasakan keprihatinan ketika menyaksikan video tentang pembantaian massal terhadap warga Muslim di Kota Khojaly yang diputar oleh kedutaan Azerbaijan.
Khojali merupakan sebuah kota kecil yang terletak di negara Azerbaijan
Dari video itu akhirnya saya tahu kalau Khojaly adalah sebuah kota kecil di Azerbaijan yang berada di kawasan administratif negara bagian Nagorno Karabakh, di jalan Agdam - Susha, Khankendi (Stepanakert) - Askeran dekat dengan bandara wilayah ini. Berpenduduk tercatat melebihi 7 ribu jiwa. 

Malam itu, tepatnya tanggal 25 Febuari 1992, Kota Khojaly kembali di serang secara brutal dari kawasan Khankendi dan Askeran yang telah dikuasai pasukan Armenia. Tengah malam saat pergantian dari tanggal 25 ke 26, tentara Armenia didukung oleh bekas resimen 366 Soviet menyerang kota yang telah dikepung untuk pembersihan etnik Azerbaijan. Kerjasama mereka menjadikan kota yang telah terkepung ini menjadi puing-puing karena serangan senjata yang membabi-buta.

Dari serangan ini, warga Khojaly mencoba menyelamatkan diri di tempat-tempat terdekat seperti hutan dan pegunungan. Apapun yang tengah berlangsung, upaya tindakan hukum untuk menahan serangan yang dilakukan oleh sebuah tim NK untuk menahan tindakan tentara setelah bekerjasama dengan kepolisian untuk mengawal pengungsian sipil-sipil yang tak terlindungi dari pembantaian, pembunuhan, mutilasi dan pemenggalan adalah sebagai tropi peperangan yang sangat buruk bagi Karabakh.

Dalam beberapa jam saja, serangan di malam yang tidak akan mungkin dilupakan untuk masyarakat Azerbaijan dan warga Khojaly khususnya itu sebanyak 613 sipil terbunuh termasuk didalamnya 106 wanita, 83 anak-anak. 56 enam orang terbunuh secara sadis , 8 keluarga dimusnahkan secara total; 25 anak-anak kehilangan kedua orang tua, 130 anak-anak kehilangan salah satu orang tua, 1275 penduduk tak bersalah disandera dalam penyerangan ini dengan siksaan yang sangat menyakitkan pada kurun waktu 3 tahun pertama konflik ini.   

Pasca pembantaian itu, sebagian orang Khojaly yang masih tersisa memilih untuk bertahan hidup di kota itu. Namun, sebagian orang-orang etnik Azeri lainnya yang tinggal di Karabakh dan di wilayah-wilayah Armenia banyak yang memilih mengungsi ke Azerbaijan.
Mr Ruslan Nasibov bersama Ustad Yusuf Mansyur dan jamaah yang ikut mendoakan kedamaian dan keadilan untuk Khojali
Setahun kemudian (1993), Armenia dan Azerbaijan mengadakan gencatan senjata. Meski demikian, sebagian wilayah Azerbaijan masih diduduki Armenia dan konflik Karabakh masih belum tuntas, bahkan hingga saat ini.

Dari video dan cerita tentang Kota Khojaly yang saya dengar dari Mr. Ruslan Nasibov, membuat saya tidak berhenti berdoa untuk kedamaian warga masyarakat di sana. Betapa saya di sini, di Indonesia, bersyukur merasakan Negara saya yang damai dan saya juga selalu berharap dihati kecil saya untuk kedamaian dan keadilan di Kota Khojaly.








Sabtu, 24 Februari 2018

Bermain Sambil Mendengarkan Ayat-Ayat Al-Quran Melalui Boneka Hafiz Junior



Dunia anak adalah dunia bermain. Sewaktu saya kecil, saya ingat, selalu menikmati bermain entah itu di rumah dan di luar rumah. Sekarang, saat  saya sudah menjadi bapak dari Radit, seorang anak laki-laki berusia yang mau menginjak usia tiga tahun, saya pun membiarkan dia bermain dengan kesenangannya. 
Perkenalkan kami Hafiz dan Hafizah Junior
Layaknya anak berumur 3 tahun, Radit selalu senang dengan hal-hal baru. Mulai dari bermain mobil-mobilan, sepeda, hingga melihat-lihat video lagu-lagu anak di Youtube menjadi bagian dalam keseharian bermain jagoan kecil saya itu. Dari bermain ini, nampak imajinasi radit sudah mulai sedikit-sedikit terlihat. 

Tidak hanya itu, jagoan kecil saya itu juga sudah mulai meniru keseharian saya maupun mamahnya. Contohnya saja, dia sudah bisa menyalakan televisi sendiri dari remote seperti yang saya lakukan setiap hari. Saya sebagai orang tua sangat gembira melihat perkembangan anak saya dengan hal-hal yang dilakukannya ketika bermain. 
Kami boneka yang pintar loh bisa membantu adik-adik belajar ayat-ayat Al-Quran
Nah minggu kemarin itu, saya mendapatkan undangan dari AlQolam yang meluncurkan boneka terbarunya yakni Hafiz dan Hafizah Junior di Gramedia Harapan Indah, Bekasi. Pada kesempatan itu, saya menyimak materi yang diberikan psikolog anak, Belinda Agustya Putri, yang bercerita tentang perkembangan anak dari mulai baru lahir hingga menginjak usia 5 tahun. 

Kalo menurut Belinda, ketika anak berusia 0-12 bulan biasanya anak bermain mengikuti sensor motoriknya, seperti fokus bermain pada bagian anggota tubuh mereka. Namun, begitu memasuki  usia 2 tahun anak sudah mulai bermain peran dan saat menginjak usia 3 tahun mereka sudah bermain dengan imajinasinya dan mulai suka meniru tingkah laku orang dewasa.
Saat peluncuran boneka Hafiz Junior di Gramedia Harapan Indah, Bekasi

 Ketika anak sudah menginjak usia 3 tahun, menurut Belinda, biasanya anak sangat peka indra pendengarannya dan ini sangat pas bila diajarkan untuk mendengarkan bacaan-bacaan Al-Quran sebagai bekal agama untuk anak sedini mungkin. Nah hadirnya boneka Hafiz dan Hafizah junior persembahan Al Qolam ini sangat pas untuk menjadi sarana belajar anak mengenal ayat-ayat Al-Quran. 

Sebagai boneka pintar, Hafiz dan Hafizah Junior memang dirancang untuk disukai anak-anak. Hafiz dan Haizah Junior ini memiliki profesi loh, kalo Hafiz berprofesi sebagai seorang pilot sementara Hafizah  berprofesi sebagai dokter. Dua profesi ini tentunya sangat akrab dengan keseharian anak-anak kita dalam bermain.
Hafiz dan Hafizah bersama teman-teman Blogger
Satu yang menarik dari boneka Hafiz dan Hafizah Junior ini adalah masing-masing boneka berisi murottal juz 30 dan 6 lagu anak-anak. Selain itu, untuk lebih mempermudah anak-anak dalam menghafal ayat Al-Quran,  boneka ini juga dilengkapi dengan fitur mengulang 3x, 10x, dan 20x. Semuanya bisa disesuaikan dengan memencet  tombol diawal. Maka murrotal akan diulang sebanyak pilihan yang kita mau.
Salam dari kami
Oia untuk satu boneka Hafiz Junior ini dijual dengan harga Rp.600 ribu loh. Dalam 1 paket Hafiz Junior ini ada 1 boneka, tali yg bisa dimasukkan ke pergelangan tangan anak, kabel charger sehingga baterainya bisa dicharge ulang. 

Pastinya boneka Hafiz Junior memiliki kualitas audio yang sangat jernih dan bisa membantu anak mengenal bacaan-bacaan Al-Quran dan tentunya akan  membuat anak-anak senang bisa bermain sambil belajar membaca Al-Quran lewat boneka Hafiz Junior.


  


Sabtu, 10 Februari 2018

Pengalaman Seharian Bersama Mitsubishi Xpander



Keren dan Futuristik itulah kesan yang saya dapatkan ketika pertama kali melihat iklan Mitsubishi Xpander di layar televisi. Dengan Tagline Xpander, Your Next Generation MPV, saya melihat mobil ini memang menghadiran kenyamanan berkendara bagi keluarga Indonesia. 
 
Tapi hari Rabu (7/2) kemarin saya beruntung karena bisa merasakan bagaimana berada dalam mobil Mitsubshi Xpander ini sekaligus melihat Xpander ini di rakit langsung di Pabrik Mitsubishi Xpander yang berada di kawasan Deltamas, Bekasi. 
Mejeng dulu ah di depan Pabrik Mitsubishi Xpander di Kawasan Deltamas Bekasi
Sejak pagi saya sudah berkumpul bersama teman-teman blogger dari Indonesian Social Blogpreneur dan Mobil123.com di Kawasan FX Senayan. Iya, pagi itu saya bersama 20 blogger lainnya berkesempatan mengunjungi Pabrik Mitsubishi Xpander di Bekasi. 

Ada semangat tersendiri buat saya karena bisa melihat langsung bagaimana MPV baru keluaran Mitsubishi ini dirakit di negara kita Indonesia. Tidak hanya itu, kebahagiaan lainnya, hari itu saya juga berkesempatan merasakan bagaimana berada di dalam mobil Mitsubishi Xpander ini.

Setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam lebih, akhirnya saya tiba di Pabrik Mobil Mitsubishi Xpander. Pabrik Mitsubishi yang saya datangi ini merupakan pabrik baru yang memiliki luas sekitar 51 hektar persegi. Oia pabrik di Bekasi ini merupakan pabrik mobil Mitsubishi terbesar ke-4 loh di seluruh dunia.

Pabrik ini sendiri diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 25 April 2017 dan memiliki kapasitas 60.000 unit per tahun dengan produksi Mitsubishi Xpander mencapai 80.000 unit per tahun.

Setelah mengambil gambar di sekitar lobi kantor, saya dan teman-teman blogger pun mengikuti Konfrensi Pers yang diadakan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Pada kesempatan itu, Kyoya Kondo, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), memberikan sambutan sekaligus menjelaskan seputar keberadaan pabrik ini.
Kalo yang ini Mr. Kyoya Kondo saat memberikan sambutan kepada Blogger dan Komunitas

Menurut Kyoya Kondo, Tahun 2017 menjadi tahun penting bagi kami karena diperkenalkan untuk pertama kalinya Mitsubishi Xpander. Dan model ini menghasilkan permintaan yang tinggi hingga lebih dari 50.000 unit pemesanan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bagaimana Mitsubishi Xpander itu dibuat di pabrik kami yang memiliki proses produksi berkualitas tinggi,” Ungkap Kyoya Kondo dihadapan para Blogger dan komunitas yang hadir di acara ini.

Tidak berlama-lama, setelah konfrensi pers saya dan teman-teman diajak untuk melihat langsung bagaimana Xpander dibuat dengan teknologi berkualitas tinggi. Sebagai informasi neh, pembuatan Xpander ini melalui empat tahap utama loh yakni Stamping, Welding, Painting, dan Assembling

Saya coba jelaskan satu-satu ya dari pengamatan yang saya lakukan selama saya berada di pabrik Mitsubishi kemarin. Pertama, Stamping. Proses ini adalah proses pembuatan pres bagian bodi mobil yang semuanya dilakukan secara full robotik. Setelah melalui proses Stamping, maka bagian-bagian bodi yang sudah dipres tadi akan masuk ke proses Welding untuk dipersatukan.

Setelah selesai dari proses Welding, selanjutnya masuk ke tahap Painting yang menggunakan bahan-bahan cat ramah lingkungan jenis water base. Jika semuanya sudah siap, maka tahapan selanjutnya adalah Assembling. Yakni proses perakitan bagian per bagian dari kendaraan baik bodi maupun part plastik di dalamnya. Setelah itulah mobil yang sudah terbentuk di cek ulang termasuk pengetesan lampu-lampu dan kebocoran.

Oiya, Sedikit tambahan informasi, proses pergerakan part demi part di pabrik Mitsubishi Xpander ini menggunakan alat namanya Automatic Guide Vehicle (AGV). Yakni semacam robot yang dilengkapi roda, sehingga part bisa dipindahkan tanpa didorong-dorong oleh pegawai pabrik. 

Selain itu, proses perakitan juga menggunakan sistem barcode sehingga pencarian part  lebih mudah dan memudahkan untuk ditelusuri ketika ada masalah. Jika semua sudah selesai, maka mobil siap untuk diuji jalan sebelum dikirim ke konsumen.
Kalo yang ini Mas Rifat Sungkar yang menjadi Ambasador Mitsubishi Xpander
Nah setelah melihat langsung pembuatan mobil Xpander, inilah saat yang saya tunggu-tunggu yakni merasakan bagaimana rasanya berada di dalam mobil Mitsubishi Xpander ini. Sore itu saya berkesempatan menaiki Xpander yang dikemudikan teman blogger saya Satto Raji.

Didampingi seorang instruktur, Satto mencoba mengemudikan mobil sesuai dengan arahan instruktur. Saya yang berada di kursi paling belakang merasakan bagaimana nyaman dan leganya MPV yang Hadir menjawab kebutuhan keluarga Indonesia ini.

Selain nyaman dan lega, saya juga merasakan bagaimana mobil ini memiliki sistem pengereman yang sangat baik ketika di gas sekuat tenaga dan harus di rem mendadak mobil ini tetap stabil pengeremannya. 

Iya, Xpander memang dilengkapi dengan sistem pengereman dengan teknologi ABS yang membuat ban tidak terkunci ketika proses pengereman dan bisa diarahkan sesuai dengan arah yang kita inginkan.

Tidak hanya itu, Mitsubishi Xpander juga sangat stabil ketika harus berbelok di tikungan tajam. Saya merasakan sendiri bagaimana mobil ini berbelok sangat tajam dan tidak membuat saya yang berada di posisi belakang terpental atau bergeser dari tempat duduk saya.Kita tidak perlu kuatir mobil ini akan terbalik karena memang Xpander memiliki tingkat kestabilan yang baik ketika dikemudikan di jalan berbelok. 
Sebagai sebuah mobil keluarga generasi terbaru, Mitsubishi Xpander memang di rancang untuk kenyamanan berkendara. Dengan interior yang nyaman dan lega, rasanya hari itu menjadi hari yang menyenangkan buat saya ketika berada di dalam Mitsubishi Xpander.

Senin, 08 Januari 2018

Lewat Aplikasi Realcom, Belajar Mengajar Sekarang bisa dilakukan Melalui Smartphone



Dulu sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah, belajar hanya didapat dari guru di kelas. Tidak pernah terbayangkan sedikit pun bisa belajar secara online dengan ruang dan jarak yang terpisah. Namun, jaman pun berubah dan teknologi terus mengalami perkembangan hingga sekarang kita berada di jaman digital dengan segala kecanggihannya. 
Bapak Risanda, CEO Realcom, saat menjelaskan latar belakang lahirnya aplikasi Realcom
Kini, belajar tidak hanya di kelas namun melalui aplikasi pada smartphone kita juga bisa belajar dengan guru yang bisa kita pilih sendiri. Iya, semuanya itu sangat memungkinkan sejak hadirnya aplikasi Realcom yang bisa di download dari smartphone kita melalui App store dan Play store. 
Ini loh fitur-fitur menarik yang dimiliki Realcom
Realcom merupakan aplikasi belajar mengajar yang dapat diakses dari seluruh dunia dan lahir sebagai jawaban atas kebutuhan media sosial yang berbasis pendidikan dan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online.

Aplikasi Realcom ini terbuka buat profesi pendidik mulai dari guru, dosen, trainer, motivator sampai inspirator yang berada di seluruh dunia bisa mengajar lewat aplikasi ini. Serunya, aplikasi Realcom ini dilengkapi berbagai fitur mulai dari Chat tanpa batasan karakter huruf hingga bisa melakukan video conference antara murid dan guru dengan waktu yang tidak terbatas.
Realcom bisa didownload melalui App Store dan Play Store
Saya kebetulan menjadi salah satu blogger yang diundang Komunitas Blogger Mungil di acara Meet and Greet Blogger dengan Realcom yang diadakan di Restaurant Bebek Renon kawasan Jalan Ampera, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, saya mendengar langsung penjelasan dari CEO Realcom, Bapak Risanda Wijaya yang memperkenalkan Realcom lengkap dengan fitur-fitur canggihnya. 
Realcom dari Indonesia untuk Dunia
Menurut Risanda, Realcom merupakan aplikasi pendidikan yang berbasis media sosial network. Layaknya media sosial, aplikasi Realcom ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang kita sebagai penggunanya bisa berinteraksi langsung dengan guru yang kita pilih. Fitur-fitur seru seperti Chatting dengan kalimat yang panjang, share file gambar dan video, melakukan videocall dan video conference.

Satu yang menarik, di aplikasi ini kita juga bisa bikin grup loh layaknya sebuah grup di aplikasi whatsapp. “ Ini kalo para anggota Blomil mau bikin grup di Realcom bisa dan anggota grupnya tidak terbatas” ungkap Risanda.

Risanda bercerita jika proses dalam pengerjaan aplikasi Realcom ini sangat panjang, dimana hampir semua fitur belum ada saat diluncurkan pada tanggal 1 September 2016. Tim Teknologi pun harus mulai dari awal kembali, mulai dari membuat video call, video conference, dll. Kemudian harus mempelajari bahasa Swift agar bisa membuat Realcom versi App Store.
Yuk download aplikasi Realcom di Smartphone Anda
“Aplikasi Realcom adalah aplikasi yang akan terus belajar dan berkembang. Bila tahap awal mengejar kemampuan komunikasi “Real Time-nya”, maka di tahun 2018 ini Realcom akan melengkapi dengan lebih banyak kemampuan otomatisasi data.” ujar Risanda. 

Risanda mengungkapkan jika ke depannya aplikasi ini akan mengakomodir kebutuhan pembelian tiket kereta, pesawat, booking hotel, dengan fitur Real Pay, Real TV dan Real Travel. Di masa depan, kemudahan lainnya yang akan dilengkapi adalah guru dan murid dapat bekerja menggunakan word, excel dan power point versi Realcom.