Langsung ke konten utama

Pentingnya Penggunaan Masker di Masa Pandemic Covid 19

Halo fren, apa kabar neh kalian di masa Pandemic Covid 19 ini? Semoga semua dalam keadaan baik-baik aja ya fren. Jangan lupa maskernya tetap dipakai ya fren kalo mau berpergian, biar kalian pada aman dari paparan Covid 19 yang kian hari kian mengerikan ini.

Kenapa mengerikan, karena angka penyebaran covid di Indonesia masih sangat tinggi setiap harinya. Bahkan pemerintah DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB jilid 2 untuk lebih mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Jakarta yang masih tinggi angka penyebarannya.

Bapak dr. Riskiyana S Putra yang menjadi salah satu pembicara

Nah bicara tentang bahaya Covid 19 neh fren, hari Rabu kemarin (30/9) gout sempat ikutan seminar online yang menarik neh fren tentang Yuk Disiplin Covid 19 Ambyar lewat aplikasi zoom. Dalam acara ini fren, dibahas mengenai bagaimana kita harus disiplin menerapkan 3M agar kita terhindar dari penularan Covid 19.

Apa itu 3M ? Kalau kalian belum pada tahu apa itu 3M neh gout kasih tau. 3M itu fren, pertama Menggunakan masker. Kedua Menjaga Jarak. Dan M yang ketiga fren, Mencuci tangan dengan sabun. Nah itu udah pada kalian terapin belum di kehidupan kalian sehari-hari, kalau udah, bagus fren gout acungin jempol. Tapi kalo belum, mending ikutin fren anjuran pemerintah yang ini biar kalian engga terpapar si covid 19.

Kalo kata Bapak dr. Riskiyana S Putra selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat neh fren, penggunaan masker itu penting banget fren untuk mencegah penularan covid 19. Tapi maskernya harus yang 3 lapis ya fren biar itu masker bisa efektif menahan penularan virus.

Cara penularan Virus Covid 19

Kalo gout bilang sih, masker ini udah jadi benda yang wajib kita pake kemana-mana fren, karena selain fungsinya menahan penularan virus, kalo kalian ga pake masker tengsin fren diliatin orang.

Ada lagi neh fren, kalo kalian ga pake masker, udah pasti runyem aja urusan fren. Kalo ada pemeriksaan dijalan kalian pasti di berentiin terus bakalan di suruh push up atau paling apes ya di denda fren. Bangsa-bangsa 100 ribu doang mah keluar fren kalo lu ga pake masker keluar rumah.

Nah ada lagi neh fren pendapatnya Psikolog Dr. Rose Mini Agus Salim, M.Psi atau yang biasa kita kenal dengan panggilan Mba Romi. Kalo kata beliau neh fren, ada beberapa cara untuk meningkatkan kesadaran diri dalam adaptasi kebiasaan baru, “Pertama, perkuat moral virtue, kenali manfaat 3 M (Menggunakan masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan dengan sabun), terapkan kebiasaan konsisten, dan mulailah dari diri sendiri, lalu bawa pengaruh ke lingkungan Anda agar menjadi contoh untuk lingkungan.”

Menurut gout neh fren, apa yang dibilang Mba Romi ini banyak benernya fren. Pakai masker itu emang harus dimulai dari diri sendiri dulu fren, kalo kalian udah sadar akan pentingnya menggunakan masker pasti itu akan menular ke lingkungan sekitar dah yang pada ikutan pake masker juga.

Mba Wawa yang bercerita pentingnya berkomunitas di masa Pandemic ini


Nah dalam webinar ini ada juga senior gout di kampus tercinta neh fren namanya mba Wardah Fajri atau biasa disapa Mba Wawa. Nah mba wawa yang menjadi foundernya Bloggercrony ini bercerita akan pentingnya berkomunitas di masa Pandemic Covid 19 paling tidak untuk berbagi informasi serta saling mendukung dan menguatkan sesama anggotanya. Nah ini gout juga setuju fren, kalo kita berkomunitas paling tidak kita tidak merasa sendiri dan bisa sharing pengalaman ke sesama anggota komunitas. Bener ga tuh fren….

Jangan lupa pake masker ya fren, neh gout aja pake


Nah segitu dulu cerita gout tentang webinar yang gout ikutin kemaren, nanti kalo ada cerita menarik lainnya bakalan gout ceritain di blog kesayangan gout ini fren. Oke fren, gout punya pantun neh fren, ikan hiu bawa kayu, sekian dulu dan thank’u.

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala