Langsung ke konten utama

Percakapan Saya dengan Seorang Calo Tiket

Mungkin selama ini kalo kita menyebut kata calo, maka yang ada di pikiran kita adalah seorang yang menjual tiket ketika ada pertunjukan musik, pertandingan sepak bola, atau ketika di stasiun kereta. Tempat-tempat itulah yang selama ini identik dengan calo dan dimana ada calo maka disitu ada transaksi tiket. Anda bisa mendapatkan tiket dengan lebih mahal atau malah jika bisa bernegosiasi maka Anda bisa mendapatkan tiket dengan harga murah. Itu lah sekilas gambaran tentang calo.

Nah kali ini gua mau bercerita tentang seorang calo yang gua temuin pas lagi liputan konsernya Rick Price di Balai Sarbini. Awalnya gua Cuma duduk-duduk doang bareng temen gua Fery yang juga jurnalis sambil nunggu itu konser mulai. Saat itu dihadapan gua emang banyak calo berdiri yang menawarkan tiket ke penonton yang pengen nonton Rick Price tampil, lagi asik ngobrol sama temen gua itu, tiba-tiba satu orang calo menghampiri dan nanya apakah gua punya tiket lebih. “Punya tiket lebih bang” Tanya si Calo yang bernama Ahmad . “engga ada bang” jawab gua singkat.

“kalo ada gua bayarin dah” kata dia, sepi begini bang, susah lakunya. Yang dateng paling udah punya tiket semua” kata gua menanggapi. Obrolan gua sama Bang Ahmad lama-kelamaan menjadi semakin menarik. Dia mulai bercerita pengalaman nya yang udah 15 tahun menggeluti profesi calo.”widih lama juga neh orang jadi calo” pikir gua.

Bang Ahmad bercerita, kalo jadi calo itu untung-untungan. Kalo event nya bagus, terus animo masyarakat nya tinggi biasanya dia bisa menaikan harga tiket tapi tidak jarang dia juga bisa menurunkan harga tiket kalo terjadi “banjir tiket” begitu istilah yang dia sebut. “kaya Java Jazz tahun kemaren, itu kita megang tiket banyak banget tapi penontonnya juga udah pada megang tiket jadi mau engga mau kita turunin harganya. Kata bang Ahmad sambil sesekali menawarkan satu tiket Rick Price yang dipegangnya.

Waktu kemarin ada perhelatan piala AFF di Gelora Bung Karno, Bang Ahmad mengaku untung besar karena dia menjual tiket pertandingan dua kali lipat dan penonton mau-mau saja dengan harga segitu. “Saya sampe nyuruh lima teman saya untuk ngantri dari pagi mas, nah pas udah dapet siang nya kita jual ke penonton, wah laris tiket saya.” Kata dia.

Dia juga mengingat konser yang paling menguntungkan selama dia menjadi calo adalah ketika Bon Jovi konser di Ancol, penonton nya banyak dan tiket seperti kacang goring kita tinggal nongkrong aja, penonton dateng dan langsung nanya ada tiket ga, ya kita langsung aja jual, kita juga dapetnya dari promotor langsung. “Jadi kita tinggal mindahin aja dari promotor ke penonton, wah itu untungnya banyak mas” Bang Ahmad bercerita dengan wajah berseri-seri.

Wah enak juga ya jadi calo kalo lagi panen kata gua, iya mas, makanya kalo ada tiket lebih jual aja ke Saya, katanya. Maka kita bertukar nomor hape, dengan maksud kalo suatu hari gua punya tiket pertunjukan lebih, gua bisa ngejual tiket nya ke Bang Ahmad. “kalo ada tiket lebih hubungin saya aja mas, nanti saya bayarin dah. Atau kalo situ butuh tiket, telpon saya aja nanti saya cariin”

Semenjak itu, gua rajin bertukar info sama Bang Ahmad dan dia sering sms nanyain ada tiket lebih engga untuk konser-konser yang kemarin sempat diadakan di sini. Terakhir dia nelpon nanyain tiket Iron Maiden ke gua, gua bilang gua engga punya tiket grup metal itu bang. Kata dia tiketnya banyak yang nyari.

Minggu kemarin ketika perhelatan Java Jazz di gelar, gua ketemu lagi sama Bang Ahmad. Dia terlihat lagi bekerja menawarkan tiket kepada penonton yang datang. Ketika gua sapa, ternyata dia kaget ketemu gua. “wah bang banjir tiket neh hari, gua susah banget jual nya” . kata dia sedikit mengeluh. Setelah ngobrol-ngobrol sebentar, akhirnya gua masuk dan Bang Ahmad kembali menjalani pekerjaan nya. Semangat terus ya Bang…….

Komentar

  1. daripada calo bahas gigolo wkwkwkwwkwk

    BalasHapus
  2. Haloo bule, menarik membaca ini kebetulan saya lgi ada kaitan dgn ini..sy jg pelanggan bang ahmad ini (klo emg yg dimaksud sama) bbrpa hari kmrn sy udh pesan tike ke dia, tp krna ada error HP jdi kontak kehapus semua..bolehkah sy minta tlg minta kontak bang ahmad, atau klo tidak merepotkan tlg di smsan ke nomer saya 08179234994, sy perlu sekali krna sudah pesan 10 tiket utk konser Steve Vai senin besok..mksih yaa bantuannya..sukses trs blog nya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala