Senin, 14 Maret 2011

10 Album Indonesia ter-asoy versi saya



























































Gara-gara ngeliat dan baca majalah Rolling Stone Indonesia yang berjudul 150 album terbaik Indonesia, gua langsung punya ide untuk membuat 10 album ter-asoy versi gua. Tadinya sih mau ikut-ikutan nyaingin Rolling Stone buat tulisan 150 album ter-asoy versi gua, tapi bisa tiga hari tiga malem gua nulis satu per satu album itu he..he.., jadi gua pilih aja sepuluh album ini dan jujur lagu-lagu yang ada di kesepuluh album ini emang engga pernah bosen gua dengerin. Selain iseng-iseng, Tujuan sih ya minimal selama hidup, gua pernah menikmati music-musik karya musisi dalam negeri yang memang menurut gua bagus dan layak untuk didengerin. Engga perlu panjang lebar lagi…., sekarang mari kita tampilkan SEPULUH ALBUM TER-ASOY VERSI SAYA…………

1 TERBAIK-TERBAIK (DEWA, 1995)
Ini album kenapa gua pilih sebagai ter-asoy pertama, karena kesembilan lagu dalam album ini gua hapal liriknya (satu lagu IPS yang kalo engga salah kepanjangan dar Ismulia Permata Sari, Istrinya Andra adalah lagu instrument yang dimainkan gitaris kalem ini). Lagu-lagu yang ada di album ini menurut gua enak didenger baik itu yang tempo nya agak ngerock seperti lagu Cukup Siti Nurbaya (waktu itu model klipnya si cantik Bianca Adinegoro), Manusia Biasa dan Jangan Pernah mencoba. Lagu-lagu yang lumayan slow juga engga kalah enaknya mulai dari Satu Hati dan Cinta Kan Membawa mu Kembali. Jangan lupain juga lagu yang lumayan sering dinyanyikan anak-anak muda angkatan gua yaitu Restu Bumi. (entah kenapa lagu ini engga di buat video klipnya, padahal ini lagu juga terkenal di album Terbaik-terbaik ).satu lagu lagi yang kalo gua dengerin bikin jidad gua lumayan berkerut yakni Hitam Putih yang dinyanyikan oleh Ahmad Dhani (neh orang dulu sempet jadi idola gua karena lagu-lagunya jaman itu emang engga kacangan. Kalo sekarang sih no coment lah gua he..he..). pokoknya ini album paling the best lah yang pernah di bikin Dhani, Erwin, Andra dan Ari Lasso (oia suara drum di album ini di isi oleh dua drummer terbaik yakni Rere Grass Rock dan Ronald ex Gigi. Hal ini juga yang membuat setiap lagu di album ini jadi terdengar mantabs ).

2. Televisi (Naif, 2007)
Dari semua album yang pernah dibuat Naif, mungkin album ini yang paling sering gua dengerin. Engga tau kenapa semua lagu di album ini kayanya enak aja didenger kuping gua. Di Album ini semua aliran music seperti terwakili oleh masing-masing lagu. Mau yang slow-slow dengan lirik penuh cinta ada dilagu Nyali, Inilah Cinta dan Dimana Aku disini. Kalo gua mau yang agak-agak bergoyang dan sedikit disco denger aja lagu Ajojing, dijamin kepala atau kaki gua engga bisa diam mengikuti irama lagu ini. Kalo gua mau jingkrak-jingkrakan seperti penggemar music Rock, tinggal denger aja lagu Kuda Besi (ini lagu yang menurut gua ‘paling keras’ yang pernah dibikin naïf). Ada juga lagu seru kaya Kontak Jodoh yang menurut david liriknya dia buat gara-gara sering baca rubrik kontak jodoh di Koran-koran ibukota (Jyah emang nya Artis Ibukota ). Dengerin album ini asoy dah pokoknya…., bisa bikin emosi gua naek turun dan bisa bikin gua keringetan karena loncat-loncat kaya orang gila. (tapi untungnya gua dengerin album ini di dalem rumah jadi engga diteriakin gila sama bocah-bocah sekitar rumah gua).


3. Ideologi Sikap dan Otak ( Ahmad Band, 1998)
Kalo gua udah dengerin album ini, mulut gua seperti tidak bisa menahan untuk bernyani dan cenderung teriak-teriak meneriaki lirik-lirik yang di tulis oleh Dhani ini. Album ini menurut gua, album idealis dari seorang Dhani jadi lirik-lirik yang keluar juga ya apa yang ada di otaknya dia melihat keadaan di tahun itu. dibuka dengan lagu Distorsi, biasanya gua langsung menirukan suara Dhani di Reef lagi ini “Yang Muda Mabok…yang tua korup .. jayalah negeri ini…jayalah negeri ini…merdeka…, lagu yang menurut gua dari dulu sampe sekarang masih relevan untuk dinyanyikan sekeras-kerasnya.selain itu gua juga suka lagu Interupsi yang kata-katanya lebih cadas lagi “ Bangsat-Bangsat bertopeng anak bangsa… rajai hukum rimba….” . pokoknya kalo gua lagi engga puas melihat kinerja dari pemerintahan negeri ini, biasanya gua setel neh album habis itu hilang semua kekesalan yang barusan gua rasain. Weits…tapi jangan salah, di album ini juga ada lagu slow-slownya juga seperti lagu Sudah dan Aku Cinta kau dan dia (ini lagu udah di buat beberapa versi oleh Dhani, tapi dialbum ini adalah versi pertama yang masih ada suara Bebi Romeonya). Khusus untuk lagu Sudah, ini adalah lagu cinta yang engga pernah bosen gua denger karena liriknya emang ‘beracun’ bikin otak gua memutar kembali memory dengan mantan pacar he..he..


4. Album Minggu Ini (Netral , 1997)
Ini album paling asoy yang pernah dibuat netral, tanpa mengesampingkan dua album sebelumnya yang engga kalah asoy nya. Gua bisa dengerin suara permainan drum nya Bimo yang menghentak dan full power di setiap lagu yang ada di album ini. Mulai dari lagu pertama Pucat Pedih Serang sampe lagu terakhir Selamat Datang (si licik) bener-bener menunjukan eksistensi Netral sebagai band alternative Rock yang ada di negeri ini. Semua lagu di album ini berlirik nyeleneh dan sukar dimengerti yang memang menjadi ciri khas netral. Di album ini ada lagu yang berjudul Kau yang menurut gua lagu paling enak yang pernah dibikin band ini dari dulu sampe sekarang. Di buka oleh permainan melody gitar dari Mitend yang mengalir sempurna dan diiringi pukulan drum Bimo yang menghentak serta suara Om Bagus menyanikan lirik “ Yang tertidur… dibahuku… selam jauh…. Alur laut dalam mimpi….. (gua engga tau maksud lirik ini, tapi kalo gua boleh menafsirkan ini adalah lagu netral pertama yang berlirik Cinta meskipun memang rada absurd). Ada juga lagu yang berjudul Dukun Kebo Ijo yang emang rada aneh juga liriknya (padahal dulu belum ada fenomena Kolor Ijo yang sempet membuat geger negeri ini). Kalo gua dengerin album ini engga bakal cukup sekali abis side B terakhir pasti itu kaset gua balik lagi ke Side A dan begitu seterusnya saking mantapnya lagu-lagu di album ini. Ini juga album terakhir Bimo gabung sama Netral karena setelah itu dia mengundurkan diri dari Band yang telah membesarkannya ini.


5. Original Soundtrack Realita Cinta dan Rock and Roll (Ipang dan Didit Saat, 2005)
Ini adalah Soundtrack paling Rock and Roll yang pernah gua dengerin. Mungkin sesuai judul filmnya yang juga Rock and Roll, maka lagu-lagu dalam album ini juga bernafaskan Rock apalagi ditambah vocal dari Ipang yang emang asik untuk menyanyikan lagu-lagu jenis ini. Album yang dikerjain barengan antara Ipang dan Didit Saat (dua-duanya ex anggota Plastik, grup band yang dulu sempet ngetop dengan lagu seperti) ini jadi album wajib yang gua setel setiap Sabtu pagi pas gua lagi libur kerja. Setiap dengerin album ini gua seperti mendapatkan semangat baru apalagi dengerin lagu kaya Engga ada Takutnya, Bukan Mereka dan Partner In Crime yang emang enak buat membangkitkan energy saat pagi sedang di rundung rasa malas. Selain itu ada juga lagu Bintang Hidup ku yang paling sering gua nyanyiin mengikuti gaya-gayanya Ipang bernyanyi ya walaupun suara gua banyak Fals nya he..he…, mungkin dari semua album Soundtrack yang gua punya, ini jadi album soundtrack ter-asoy yang pernah gua dengerin. Pokoknya kalo lagi mau dengerin Album yang Ngerock and Roll ya gua pasti setel album ini di player gua.


6 Indienesia (gabungan band-band indie, 1998)
Ini adalah kompilasi album dari band-band Indie yang paling menarik, karena aliran music yang ada di album ini bermacam-macam mulai dari Ska, Indies, Punk, Grunge sampe Alternatif. Setiap aliran diwakili oleh band yang berbeda. Kaya Indies yang diwakili oleh Orange membawakan lagu Kecil yang menjadi salah satu lagu favorit gua di album ini. Ada banyak lagu-lagu enak yang bisa gua nikmatin di album ini. Misalnya lagu Turbonya Happy Face, Sapi nya Paku Payung, dan lagu Rawa Bunga nya Plester. Ini album gua beli pas jaman-jaman SMA dulu, dan aliran-aliran music seperti Ska, Indies, Grunge emang lagi jaya-jayanya di tahun 1998. Setiap gua dengerin album ini gua jadi inget masa-masa SMA dan band yang pernah gua bentuk. Dulu Band SMA gua sering membawakan lagu Sapi nya Paku Payung dan Turbonya Happy Face setiap kali kita latihan di studio dan rasanya puas banget bisa maenin lagu itu di studio ya walaupun masih jauh dari kata Mirip he..he..


7 Pandawa Lima (Dewa, 1997)
Ini album yang dulu sempet gua tunggu-tunggu rilisnya, gua bolak-balik toko kaset hanya untuk menanyakan apakah album Pandawa Lima nya Dewa uda keluar. Selain penasaran karana ini album sebagian pengerjaan nya di lakukan di Jerman, gua juga penasaran sama permainan drum dari drummer idola gua siapa lagi kalo bukan Wong Aksan. Lagu-lagu di album ini emang rada-rada beda nuansa nya sama lagu-lagu di album Dewa sebelum dan sesudahnya. Terlihat sekali masuknya Wong Aksan memberikan sentuhan berbeda di tiap lagu Dewa. Lagu Kirana menjadi lagu pertama yang meledak dari album ini, dan gua dulu sering banget muter lagu ini berulang-ulang di Tape kesayangan gua sambil menirukan suara Ari Lasso yang emang tiada duanya. Sama kaya di album Terbaik-terbaik, semua lagu di album ini jadi lagu Favorit gua yang gua hapal satu-persatu liriknya. Album ini konon penjualan nya menembus satu juta copy dan di 3 hari pertama setelah di rilis album ini laku sebanyak 100.000 keping. Ini juga menjadi album pertama dan terakhir dari Aksan, karena setelah itu posisi nya digantikan oleh Tyo Nugros.


8. Tentang Aku (Jingga, 1995)
Kalo denger lagu-lagu di album ini gua selalu suka sama vocal nya Fe yang tipis dan sangat khas. Dia menyanyikan setiap lagu dalam album ini dengan penuh penghayatan (udah kaya baca puisi aja ya bahasanya pake kata penghayatan he..he..) tapi emang semua lagu di album ini enak. Mulai dari lagu andalan mereka Tentang Aku, Ku Terhempas, Puisi Malam, Aku Hari Ini dan lagu yang bernuansa Religi Dalam Doa. Khusus lagu Dalam Doa, ini lagu sering gua pake buat ngerenung apalagi kalo gua lagi sadar akan dosa-dosa yang pernah gua perbuat he..he.., lirik lagu nya kena banget “ Ku Bersujud….., Bisik Pun tak terucap… ku bersimpuh… tak kuasa ku mencoba…., gua langsung inget Tuhan, inget mati… apalagi denger lagu ini pas Ramadhan. (Wah tambah pengen jadi orang baik aja gua he..he.. ). sayang nya duet Fe dan Tery ini hanya menghasilkan satu album karena setelah itu mereka seperti menghilang bak ditelan bumi.


9. Dengarkan Aku (Debrur, 2002)
Ini adalah salah satu band asik yang lahir di era 2000-an, lagu-lagu yang mereka mainkan terdengar easy listening dan untuk tahun segitu malah terdengar Fresh di telinga gua. Lagu andalan mereka tentangku tentang mu menjadi lagu yang enak dinyanyiin sambil mandi di kamar mandi. Ini lagu beatnya asik dengan dukungan hentakan dari permainan drum nya Uly. Selain itu ada juga lagu seperti Asal Jangan Pergi, Dengarkan Aku, Lara dan lagu paling slow di album ini Masih Ada. Ini lagu favorit gua karena liriknya beda dari lirik-lirik lagu band yang lahir di tahun itu. “Kau..Cuma tersenyum, dan coba dengarkan ceritaku…, tanpa banyak kata…., kau Cuma tersenyum… dan coba dengarkan ceritaku.., bahkan tak bertanya…., kau satu yang buat ku percaya…., masih ada kebaikan di bumi yang tersembunyi” itu adalah bagian terfavorit dari lirik lagu ini yang selalu gua nyanyikan he..he… sama seperti Jingga, Band ini juga hanya membuat satu album dan setelah itu mereka sepakat membubarkan diri.

10. Akhirnya (Sarah Silaban 2003)
Mungkin banyak yang belum tahu nama penyanyi ini, tapi buat gua Sarah Silaban adalah salah satu penyanyi perempuan potensial dan berbakat. Suara nya bagus apalagi didukung dengan kemampuan nya menulis lirik menjadikan nilai lebih dari penyanyi ini. Semua lagu di album ini termasuk kategori easy listening dan ada makna yang terkandung dari setiap lirik yang dinyanyikan. Lagu-lagu seperti Sungguh, Ya sudahlah adalah lagu yang menjadi andalan dari album ini, selain itu ada lagu Akhirnya yang bercerita tentang seorang yang akhirnya menemukan seorang tambatan hati. Ini lagu favorit gua di album ini. Lagu-lagu nya Sarah juga sering dipakai untuk Soundtrack FTV yang awal-awal. (kalo gua engga salah FTV yang judulnya Bekisar Merah memakai lagu ini sebagai soundtrack). Album ini juga seperti sebuah Masterpiece nya Sarah Silaban, karena setelah album ini dia hanya menggeluarkan album yang hanya berisi empat lagu yang salah satunya berjudul juni dibulan Juli (kalo engga salah ya he..he….).

Foto Amatiran : Bule, kecuali cover Dewa Terbaik-terbaik, naif Televisi dan Realita Cinta Rock and Roll searcing di google.

semua kaset diambil dari Perpustakaan Dokumentasi Bule (PDB)

3 komentar:

  1. waaaah... Bang Bule... masih punya album Sarah Silaban yang 'Akhirnya...'? Apakah sudah di-rip jadi digital/MP3? Saya mau... cari kemana2 album ini udah gak ada.. :(

    BalasHapus
  2. blm sempet di rip jadi digital mas.., mungkin nanti kalo ada waktu baru saya rip jadi mp3

    BalasHapus
  3. Albumnya sarahbsilaban dong bang, rip ke mp3. Plisssss

    BalasHapus