Selasa, 02 Agustus 2016

Selamat Jalan Krisna J Sadrach


Aku Tertawa..
Walau Tak Ingin Tertawa
Aku Tertawa
Lepaskan semua problema

Itulah lantunan lirik lagu Bosan yang dinyanyikan vokalis sekaligus bassis band Trash Metal, Sucker Head,  Krisna Jotham Sadrach yang hari ini meninggal dunia akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya. Terkejut juga tadi saat melihat timeline di twitter saya ada berita kalau Krisna Sadrach meninggal. Hastag #RIPKrisnaSadrach pun menjadi trending topic di twitter sore tadi.  
Krisna J Sadrach
Angan-angan saya langsung melayang kembali di era saya masih duduk di bangku SMP. Saat pertama kali mendengar lagu Bosan milik Sucker Head di radio. Lagu ini menjadi  salah satu lagu yang akrab di telinga anak-anak pecinta musik rock dan metal, selain lagu Bendera Kuning nya Betrayer.

Sucker Head dan Krisna memang pernah menjadi idola bagi anak-anak metal di era 90-an. Lewat lagu Bosan dan Manic Depresiv, Suckerhead muncul di tengah-tengah band-band seperti Dewa 19, Slank, Gigi yang saat itu lagi jaya-jayanya.  Saya sendiri pertama kali mendengar lagu Bosan langsung penasaran. Wuih asyik neh ada band yang vokalisnya bersuara parau khas vokalis-vokalis band metal bernyanyi. Ternyata pemilik lagu ini adalah sebuah band bernama Sucker Head yang namanya berasal dari korek api geretan yang sering kita gunakan, Sakerhets Tandstickor.

Selain menjadi vokalis band Sucker Head, Krisna yang saya tahu juga menjadi produser dari album kompilasi metal 90-an yang melegenda  bernama Metalic Klinik. Entah berapa album Metalic Klinik yang sudah di produseri, tapi yang pasti album ini menjadi album wajib bagi para penggemar band-band metal. Saya sendiri tahu kalau Krisna Sadrach menjadi produser dari album kompilasi yang saya beli waktu itu Indinesia

Di album Indinesia tidak semua band yang mengisi adalah band metal.Ada juga band beraliran ska kaya Etnic dan juga beraliran Indies yang diwakili band Orange. Ska dan Indies memang menjadi dua aliran yang naik daun di akhir era 90-an. Dua aliran ini memunculkan band-band ska dan indies yang namanya dikenal sampai saat ini. Dari kubu Ska ada nama seperti Tipe X yang hingga kini masih eksis. Sementara Indies diwakili Rumah Sakit, Naif, dan Planet Bumi.

Setelah era 90-an berakhir, saya tidak pernah mendengar lagi kiprah Krisna Sadrach di dunia musik. Sampai akhirnya saya kaget juga ternyata Krisna Sadrach memproduseri album-album dari band Ungu dan ST12. Iya, Krisna adalah otak sukses dari dua band keluaran label Trinity Optima itu bisa terkenal. Seingat saya, salah satu album ST12 (lupa judulnya) itu dipegang oleh Krisna dan album itu meledak dan melambungkan nama Charlie dan kawan-kawan dipeta musik Indonesia.

Meski memproduseri band-band yang bisa dibilang jauh dari Metal, tapi Krisna Sadrach tidak bisa melepaskan diri dari dunia musik metal. Dia menjadi sosok dari dikenalnya festival musik metal terbesar se-Asia Tenggara Hammersonic. Festival musik metal yang selalu menghadirkan band-band metal dalam dan luar negeri ini sukses mendapat sambutan dari anak-anak metal di Indonesia bahkan luar negeri.

Namun hari ini sang vokalis dan producer ini meninggal di usia 50 tahun. Mungkin kita tidak bisa lagi melihat kiprah Krisna Sadrach di dunia musik Indonesia. Namun karya-karya dari Almarhum masih bisa kita nikmati. Pecinta musik metal mungkin hari ini turut berkabung dengan meninggalnya Krisna J Sadrach. Bahkan band-band metal melalui akun twitter nya juga mengucapkan turut berduka cita atas kepergian salah satu tokoh musik metal di Indonesia ini. Tercatat akun twitter band Noxa menuliskan kata-kata selamat jalan untuk Krisna Jotham Sadrach. Saya hanya bisa mengenang sosok almarhum melalui lagu-lagu yang pernah dinyanyikannya dulu bersama Sucker Head.


1 komentar:

  1. Hammersonic & Metalic Klinik warisan terbesar dari bang Krisna.
    Bendera Kuning buat Metal Indonesia..
    selamat jalan bang Krisna...

    BalasHapus