Langsung ke konten utama

Inilah Seni Budaya yang ada di Negeri Laskar Pelangi


Pulau Belitung tidak hanya dikenal dengan keindahan pantainya saja. Sebagai pulau yang menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi, Belitung juga memiliki tradisi budaya yang menjadi kearifan lokal dari masyarakat Belitung yang dikenal dengan keramahannya ini. Sebagai orang Belitung, saya ingin memperkenalkan beberapa tradisi budaya dari Negeri Laskar Pelangi yang sampai saat ini masih bertahan. Seni budaya ini menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang sampai saat ini masih terus dilestarikan lewat pementasan-pementasan di kampung-kampung yang ada di Belitung.
   
Adu Ketangkasan dalam Beripat Beregong

Dalam tradisi beripat beregong, dua orang laki-laki saling beradu ketangkasan memukul lawan dengan menggunakan batang rotan didalam sebuah arena. Dengan diiringi musik tradisional Belitung, Kedua petarung ini saling menyerang hingga rotan mereka mengenai anggota tubuh sang lawan.   
kedua petarung dalam Beripat Beregong saling menyerang
Sebelum bertanding, peserta yang ingin mengajukan diri menjadi petarung dipersilahkan memasuki arena. Setelah dipakaikan ikat kepala, petarung ini berjoget-joget untuk mencari penantang yang ingin bertarung. Setelah menemukan lawan untuk bertarung, maka kedua petarung ini dibawa wasit ke tengah lapangan untuk bertanding.

Kedua petarung terlihat begitu berhati-hati dalam melakukan pertarungan. Dalam beripat beregong, ketika seorang petarung terkena sabetan rotan di bagian belakang tubuh maka akan dinyatakan kalah. Selain itu, ada satu peraturan yang harus dipatuhi oleh kedua petarung ketika bertanding yakni tidak boleh memukul tubuh bagian depan.

Ada satu yang unik dalam tradisi yang digelar setahun sekali ini yakni musik pengiring yang terdiri dari gong dan biola ini dimainkan di atas arena. Kedua pemain ini duduk di atas singgasana dengan ketinggian hampir 5 meter.

Tradisi yang memiliki tujuan sebagai ajang untuk menjalin persaudaraan antar kampung ini masih menjadi daya tarik bagi masyarakat di Belitung dan luar Belitung. Masyarakat biasanya memadati seluruh arena untuk menyaksikan langsung bagaimana kedua petarung ini mengadu nyali keberanian mengalahkan lawan di ajang yang biasanya digelar saat tradisi marastaun diadakan. 

Dul Mulok, Sandiwara Tradisional Khas Belitung

Kesenian ini menjadi salah satu hiburan masyarakat di Pulau Belitung.Sebuah sandiwara tradisional khas negeri laskar pelangi yang memadukan antara drama, komedi dan narasi lengkap dengan musik pengiringnya. Inilah Dul Mulok, seni tradisional Belitung yang biasa dipentaskan setiap tahun bertepatan dengan datangnya tradisi Marastaun.

Dalam setiap pertunjukannya, Dul Mulok biasanya mementaskan cerita tentang kerajaaan-kerajaan yang pernah ada di Belitung. Cerita-cerita ini dibuat semenarik mungkin dengan bumbu-bumbu komedi agar penonton terhibur. Para pemain drama ini juga saling melontarkan dialog-dialog dengan ekspresi yang membuat penonton tertawa.
Dalam dul mulok, pemain-pemain yang memerankan tokoh masih menggunakan pakaian tradisonal seperti kain kebaya yang dipakai pemeran wanita dan sarung serta peci untuk pemeran laki-laki. 
Dul Mulok sandiwara tradisional khas Belitung
Ada satu yang unik dalam pertunjukan dul mulok, yakni pemain musik yang mengiringi selama pertunjukan berada tepat di belakang panggung. Musik pengiring hanya terdiri dari dua alat musik yakni gong dan biola. 

Dul Mulok menjadi kesenian yang sudah mulai langka di Belitung namun keberadaannya masih ditunggu-tunggu oleh masyarakat Belitung maupun wisatawan yang kebetulan berkunjung ke sini. Kesenian ini menjadi salah satu daya tarik dari negeri yang memiliki banyak pantai indah ini. 

Biasanya seni budaya Belitung ini dipentaskan sekitar bulan Mei tepatnya ketika Masyarakat Belitung merayakan Marastaun atau sedekah bumi di seluruh kampung  di Belitung. Nah untuk sampai ke Belitung, saya biasanya menggunakan maskapaiSriwijaya Air.  Sriwijaya Air menjadi salah satu maskapai yang memiliki rute menuju Bandara Hanandjoeddin di Negeri Laskar Pelangi. 

Kalau mau melihat langsung pementasan seni budaya ini, dari sekarang siapkan uang untuk membeli tiket pesawat pada bulan Mei nanti. Sambil melihat pantai-pantai indah di Pulau Belitung, kita juga bisa menyaksikan pementasan seni budaya dari negeri laskar pelangi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…