Kamis, 26 Mei 2016

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar



Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara. 
Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor
Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan mahasiswa untuk bersantai sambil menikmati makan siang yang disediakan kampus. Ada juga sebuah piano yang diletakan di tengan ruangan untuk hiburan bagi mahasiswa dikala santai menikmati makanan. 

SGPP memiliki misi untuk menjadikan mahasiswa yang menjalani studi S2 di sini bisa menghasilkan kebijakan publik yang berpengaruh di tingkat nasional dan internasional. Indonesia tidak memiliki banyak orang yang kuat dalam mengambil sebuah kebijakan publik. Untuk itu, SGPP yang berdiri di bawah Yayasan Indonesia Cerdas Unggul ini ingin menghasilkan seorang yang memiliki analisa bagus dalam membuat kebijakan yang terstruktur.
Ruang Perpustakaan di kampus SGPP
Para pengajar di kampus ini juga terdiri dari para pakar keilmuan di bidangnya masing-masing. Ada nama mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, Ketua PBSI, Gita Wiryawan, dan Agus Widjojo, yang menjadi pengajar di kampus yang didirikan pada tahun 2012 ini. Untuk dapat menjadi mahasiswa di kampus ini juga tidaklah muda. Mahasiswa yang kuliah di kampus ini harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang bagus. Bahasa Inggris menjadi bahasa pengantar sehari-hari dalam kampus ini. SGPP mensyaratkan nilai TOEFL 550 dan IELTS 6,5 untuk mahasiswa yang ingin mendaftarkan diri di kampus yang terletak di Jalan Anyar Citeureup, Sentul, Bogor, Jawa Barat, ini.
Suasana santai yang terbangung antar mahasiswa di SGPP

Untuk masa studi, kuliah di SGPP dapat ditempuh selama satu setengah tahun. Tahun pertama mahasiswa diberikan materi pembelajaran mengenai Kebijakan Publik. Untuk tahun kedua, mahasiswa melakukan riset dan menulis tesis. Untuk angkatan kedua, jumlah mahasiswa di SGPP sebanyak 15 orang. Sementara pada angkatan pertama berjumlah 26 orang. Untuk tahun ini, SGPP menargetkan mahasiswa sebanyak 25-30 orang. Perkuliahan akan dimulai pada 1 Agustus mendatang.  SGPP juga akan memberikan beasiswa 100 % kepada mahasiswa terpilih.   

Untuk mendaftarkan diri di SGPP, registrasinya tidaklah sulit.Calon mahasiswa tinggal klik www.sgpp.ac.id. Selanjutnya, tinggal download aplikasi, kemudian mengisi formulir dan mengirimkannya kembali. Setelah itu, pihak SGPP akan melakukan dokumen review dan jika lolos maka calon mahasiswa akan interview dengan SGPP. 
Kunjungan Blogger ke kampus SGPP
Untuk mendaftarkan diri di SGPP, registrasinya tidaklah sulit. Calon mahasiswa tinggal klik www.sgpp.ac.id. Selanjutnya, tinggal download aplikasi, kemudian mengisi formulir dan mengirimkannya kembali. Setelah itu, pihak SGPP akan melakukan dokumen review dan jika lolos maka calon mahasiswa akan interview dengan SGPP.

Fasilitas yang dimiliki kampus SGPP sendiri terdiri dari ruang belajar yang nyaman, perpustakaan dengan koleksi lebih dari 10000 buku, student lounge serta shuttle bus yang mengantarkan mahasiswa pulang pergi menuju kampus di bilangan Sentul ini. 

1 komentar: