Langsung ke konten utama

Palembang Bersolek Menyambut Internasional Musi Triboatton 2016



Palembang selalu memiliki daya tarik tersendiri buat saya. Jembatan ampera yang melintang gagah di atas Sungai Musi, hingga empe-empe yang terkenal kelezatannya selalu menjadi daya tarik untuk saya dari ibukota provinsi Sumatera Selatan ini. Selain itu, satu yang suka dari kota yang terkenal dengan kuliner empe-empe ini adalah event-event budaya dan pariwisata yang sudah dikenal baik nasional maupun internasional seperti Festival Sriwijaya salah satunya. Nah, untuk bulan Mei ini, Palembang juga akan menggelar satu event olahraga akbar yakni Internasional Musi Triboatton (IMT) yang tidak kalah menariknya dengan Festival Sriwijaya.
Internasional Musi Triboatton akan kembali digelar pada 11 Mei - 15 Mei 2016
Bagi yang belum tahu apa itu International Musi Triboatton (IMT), saya akan menjelaskan event ini di tulisan ini. IMT merupakan kegiatan tahunan olahraga dayung meliputi rafting, kano dan dragonboat  yang diselenggarakan dalam rangka mempromosikan potensi pariwisata Sumatera Selatan. Oia, IMT ini juga digelar dalam rangka memperkenalkan Sungai Musi sebagai destinasi wisata minat khusus melalui kegiatan sport tourism bertaraf internasional (keren, event ini sudah berskala internasional loh). Untuk tahun ini IMT akan digelar pada tanggal 11 – 15 Mei 2016. IMT akan berlangsung sebanyak 5 etape dan menjadikan empat kabupaten dan satu kota menjadi tuan rumah.
Internasional Musi Triboatton akan melintasa destinasi wisata Sungai Musi
Mau tahu mana saja empat kabupaten dan satu kota yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan IMT tahun ini ? Empat kabupaten tersebut adalah Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Empat Lawang. Sementara untuk kota yakni Kota Palembang.

Desa Tanjung Raya, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang dipilih untuk menjadi titik awal kegiatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Desa Ulak Mengkudu, Lapangan SDN 14 Empat Lawang akan dipilih menjadi lokasi estafet peserta dengan untuk lokasi finish akan dilakukan di Jembatan Kuning, Tebing Tinggi. Itulah titik-titik lokasi yang akan dilintasi para peserta IMT untuk etape pertama.
Keindahan Darmaga Pangumbuk yang akan menjadi titik awal dari etape keempat

Nah untuk etape kedua, lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan IMT adalah Desa Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas. Sementara untuk Etape ketiga dilaksanakan di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk etape keempat akan dimulai di Dermaga Pangumbuk, Kabupaten Banyuasin. Oia, Dermaga Pangumbuk memiliki pemandangan yang keren loh, dengan arus yang tenang, dermaga ini menjadi tempat bersandarnya kapal-kapal nelayan yang tinggal di sekitar dermaga. Pemandangan sunset di dermaga ini menjadi sajian indah di sini. Etape terakhir atau  etape kelima yang akan menjadi titik akhir para peserta akan mengayuh perahu menuju Kota Palembang tepatnya di Kecamatan 10 Ulu, Kota Palembang.
Internasional Musi Triboatton akan melintasi perairan sepanjang Provinsi Sumatera Selatan


Keseluruhan jarak yang akan ditempuh oleh seluruh peserta IMT ini sekitar 500 KM. Ehm.. rute yang sangat jauh dan seru pastinya mengayuh melewati empat kabupaten dan satu kota di Provinsi Sumatera Selatan ini. Oia untuk perahu yang akan digunakan para peserta IMT ini ada tiga jenis yakni perahu kano, perahu naga, dan perahu karet. Kebayang kan serunya event tahunan yang rutin digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Selatan ini. 

Saya membayangkan betapa serunya event International Musi Triboatton. Para peserta dapat melalui daerah-daerah di empat kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.  Lomba ini juga akan membelah sungai Musi dan perairan yang ada di Sumatera Selatan dengan sajian pemandangan yang indah tentunya. Tidak salah jika Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya menjadikan Sungai Musi sebagai ikon sport tourism.  Palembang dan Musi Triboatton menurut Bapak Arief Yahya dapat dijadikan model untuk sport Tourism di Indonesia.

Nah untuk yang sudah tidak sabar untuk menyaksikan event bergengsi di Provinsi Sumatera Selatan ini, jangan lupa kunjungi Palembang pada tanggal 11 Mei 2016 mendatang. Anda akan menjadi saksi dari ajang berkelas internasional yang akan digelar di sungai terpanjang di Indonesia ini.

Foto-foto : twitter @pesonasriwijaya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…