Selasa, 03 Oktober 2017

Ketika Program Bedah Rumah Membuat Warga Kelurahan Cilincing Tersenyum



Ada yang berbeda dari raut wajah Bapak Syafrudin pada Kamis Pagi (28/9) kemarin. Wajahnya terlihat bahagia ketika dia naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan di depan Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Dengan penuh rasa syukur, Bapak Syafrudin mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan juga PT Tatalogam Lestari karena berkat program bedah rumah, kini tempat tinggalnya menjadi lebih baik dan layak huni.
Bapak Syafrudin memberikan sambutan dalam peresmian program Bedah Rumah (dokumen Kiki Handriyani)
Bapak Syafrudin adalah salah satu warga di Kelurahan Cilincing yang rumahnya terpilih untuk ikutan program bedah rumah dari Pemprov DKI yang bekerjasama dengan PTatalogam Lestari. Program ini merupakan kegiatan CSR dari PT Tatalogam Lestari yang membantu warga masyarakat kurang beruntung yang rumahnya tidak layak huni.
Saya bersama teman-teman blogger beruntung bisa menyaksikan peresmian sekaligus serah terima kunci kepada para pemilik rumah yang dibedah yang dilakukan Djarot Saiful Hidayat kepada warga yang rumahnya diperbaiki. 

Dalam sambutannya, Djarot mengucapkan terima kasih kepada PT Tatalogam Lestari atas bantuannya.  Melalui program CSR ini PT Tatalogam Lestari  memperbaiki rumah-rumah warga masyarakat yang kurang mampu dan sudah tidak layak huni. “Kalau sudah diperbaiki, mohon rumahnya dirawat dan dijaga dan jangan dijual ya” pesan Djarot sambil tertawa.

Dalam kesempatan itu Djarot juga meninjau langsung rumah-rumah yang sudah diperbaiki menjadi lebih baik yang berada di gang-gang kawasan kelurahan Cilincing. Djarot sedikit terkaget-kaget ketika dia meninjau rumah Pak Uwiek yang berukuran tidak terlalu besar namun menampung sekitar 7 Kepala Keluarga dalam satu rumah. 
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berfoto dengan keluarga Pak Uwiek (dokumen Kiki Handriyani)
Keluarga Pak Uwiek terlihat senang dan menyambut hangat kehadiran Djarot di dalam rumahnya. Djarot bahkan sempat berbincang-bincang bagaimana 37 anggota keluarga ini bisa hidup dalam satu rumah yang sederhana ini . “Sebelum diperbaiki oleh program bedah rumah, biasanya kami selalu kebocoran kalau hujan tapi sekarang setelah diperbaiki sudah tidak bocor lagi” ujar Pak Uwiek bersyukur. 

Program bedah rumah ini sendiri memakan waktu sekitar 5 bulanan. Dimulai sejak 17 April 2017, program ini selesai pada 28 September 2017. “Ide awal program bedah rumah ini datang dari Pak Ahok ketika suatu hari dia ingin rumah-rumah di Jakarta bisa lebih layak huni untuk penduduk Jakarta. Lalu tercetuslah program ini dengan menggandeng pihak-pihak swasta salah satunya adalah PT Tatalogam Lestari. Untuk itu dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih” ujar Djarot.
Djarot saat menyerahkan kunci rumah kepada pemilik rumah yang rumahnya diperbaiki (dokumen Kiki Handriyani)
Program bedah rumah ini melibatkan 169 personil yang bekerja selama 5 bulan memperbaiki rumah-rumah warga yang sudah dipilih. Ada 67 rumah warga yang terpilih untuk diperbaiki di Kelurahan Cilincing ini yang dihuni 99 Kepala Keluarga dan total seluruh anggota keluarga yang rumahnya mendapatkan bantuan sebanyak 399 jiwa.


   

1 komentar:

  1. Seneng ih liat yang kayak gini, pembangunan yang wujudnya langsung terasa untuk yang memang membutuhkan. Semoga makin banyak titik pembangunanya yak..

    BalasHapus