Senin, 23 Oktober 2017

BPOM Gandeng Kepolisian dan BNN Berantas Obat Ilegal



Minggu pagi kemarin menjadi hari meyenangkan buat saya. Sehabis shubuh saya sudah beranjak dari rumah untuk mengikuti kegiatan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat. Dengan baju merah yang saya kenakan, di pagi yang cerah itu saya menuju arena CFD di Bunderan HI untuk mengikuti aksi ini bersama teman-teman dari Blogger Cihuy.
Kepala BPOM, Penny Kusumastuti bersama perwakilan elemen pemerintah dan masyarakat dalam Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat di CFD hari Minggu kemarin
Begitu menginjakan kaki di arena CFD, saya sudah disambut pemandangan ratusan orang yang mengenakan baju merah untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka aksi nasional ini. Sementara di sisi yang lain, saya disajikan pemandangan obat-obatan illegal yang belakangan membuat Presiden Jokowi geram dengan fenomena ini.
beberapa contoh obat-obat ilegal

Iya, maraknya peredaran pil PCC di Kendari memang sangat mengkhawatirkan beberapa bulan belakangan ini. Berita-berita di media yang kita tonton hampir semuanya memberitakan bahaya penggunaan obat-obat illegal yang sudah dilarang pemerintah ini. Hal ini membuat Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat.

Kepala BPOM RI Penny Kusumastuti Lukito dalam sambutannya, mengungkapkan keberadaan obat-obatan illegal ini sudah sangat mengancam keberlangsungan hidup generasi penerus bangsa dan sudah tidak bisa dianggap enteng lagi. Untuk itu BPOM RI bergerak cepat untuk memusnakan obat-obatan ini. Selain itu, BPOM RI bekerjasama dengan kepolisian dan instasi lainnya memberantas peredaran obat-obatan illegal ini di pasaran.  “Penyalahgunaan obat merupakan tindakan kriminal dan harus diberantas” ujar Penny.
Ibu Penny saat memberikan sambutan dihadapan peserta aksi nasional di area CFD hari Minggu kemarin
Setelah memberikan sambutan, Penny pun mengajak semua element masyarakat dan pemerintah untuk mendukung aksi nasional ini. Hadir dalam aksi nasional ini beberapa perwakilan dari beberapa instansi seperti BNN, Polri, Kowani dan beberapa elemen masyarakat lainnya.

Penny berharap dengan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat ini kita semua menjadi peduli dan sadar bahwa penyalahgunaan obat merupakan suatu tindakan melanggar hukum dan harus diberantas. Penny meminta dukungan dari semua elemen masyarakat untuk senantiasa bahu-membahu memberantas peredaran obat-obatan illegal ini. “Kasus pil PCC di Kendari yang memakan korban sangat memprihatinkan kita semua semoga tidak ada lagi obat illegal yang beradar di tengah-tengah masyarakat.” Ungkap Penny dengan penuh semangat dihadapan ratusan peserta yang memadati ruas jalan Imam Bonjol, lokasi diselenggarakannya aksi nasional ini.

Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat ini sendiri merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang diadakan beberapa minggu sebelumnya dimana Presiden Jokowi dan grup band Slank ikut hadir mencanangkan aksi nasional ini.

2 komentar:

  1. Semoga dengan adanya aksi ini bisa menekan angka pengguna obat2an ilegal. Aamiin

    BalasHapus