Kamis, 05 Oktober 2017

Ketika Jokowi dan Bimbim Sama-Sama Berang Terhadap Obat-Obatan Ilegal



Mau tahu apa jawaban Bimbim Slank ketika ditanya Presiden Jokowi hukuman apa yang sepantasnya diberikan kepada orang yang mengedarkan obat illegal? Dor…. Jawab Bimbim singkat yang langsung disambut senyuman Jokowi dan tepuk tangan ratusan hadirin yang memadati ruangan acara aksi nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. 
Bimbim dan Jokowi yang mendukung Aksi Nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal (dokumen blogger cihuy)
Itulah gambaran dari acara aksi nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal hari Selasa (3/10) kemarin yang dimeriahkan oleh kehadiran Slank ini. Saya dan teman-teman blogger yang hadir ikut tertawa mendengar jawaban Bimbim yang beruntung bisa berdialog dengan Sang Presiden. 

Bimbim yang merupakan mantan pecandu mengatakan jika obat-obat illegal merupakan pintu masuk untuk narkoba. Penggebuk drum Slank ini juga gemas melihat anak-anak sekarang masih kecanduan obat-obatan illegal. “ anak-anak yang masih menggunakan obat illegal itu kampungan” tegas Bimbim dihadapan Presiden Jokowi.
Jokowi bersama Ari Dono Sukmanto (dokumen blogger cihuy)

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga memanggil Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto ke atas panggung untuk menanyakan apakah hukuman yang tepat untuk para pengedar obat illegal ini. Dengan nada sedikit kesal, Jokowi bertanya kira-kira apa hukuman untuk orang-orang yang mengedarkan obat illegal. Dengan singkat, Ari Dono menjawab penjara pak. Tapi sepertinya Jokowi tidak puas dengan hanya hukuman penjara karena beliau menginginkan hukuman yang lebih berat dari sekedar penjara. 

Presiden Jokowi sendiri kesal dengan maraknya peredaran obat-obatan illegal ini. Ini terlihat dari raut wajah kekesalan dan kekhawatiran akan masa depan generasi penerus bangsa. “Saya sebenernya kesel dengan yang begini-begini, harusnya udah saatnya kita pukulin rame-rame aja pengedar obat-obat illegal ini” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan hadirin. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meninjau barang bukti obat-obatan illegal yang akan hasil sitaan BPOM RI dan Kepolisian untuk dimusnahkan bersama-sama.  
Peluncuran Aksi Nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal (dokumen blogger cihuy)
Maraknya peredaran pil PCC memang mengkhawatirkan satu bulan belakangan ini. Berita-berita di media yang kita tonton hampir semuanya memberitakan bahaya penggunaan obat-obat illegal yang sudah dilarang pemerintah ini. Hal ini membuat Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mencanangkan aksi nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal.

Kepala BPOM RI Penny Kusumastuti Lukito mengungkapkan keberadaan obat-obatan illegal ini sudah sangat mengancam keberlangsungan hidup generasi penerus bangsa dan sudah tidak bisa dianggap enteng lagi. Untuk itu BPOM RI bergerak cepat untuk memusnakan obat-obatan ini. Selain itu, BPOM RI bekerjasama dengan kepolisian dan instasi lainnya memberantas peredaran obat-obatan illegal ini di pasaran. “Penyalahgunaan obat merupakan tindakan kriminal dan harus diberantas” ujar Penny.
Slank bersama Ibu Penny berduet menyanyikan lagu Jauh (dokumen blogger cihuy0
Setelah memberikan sambutan, ada satu pemandangan menarik saat Slank berada di atas panggung. Kaka sang vokalis kemudian mengajak Penny naik ke atas panggung untuk berduet bersamanya. Saya yang menyaksikan aksi Slank ini tidak menyangka kalau sang kepala BPOM RI ini ternyata memiliki suara yang bagus dan pintar bernyanyi. Jauh menjadi lagu yang dipilih untuk duet yang mendapatkan sambutan meriah.
Slank menjadi penutup dalam acara Aksi Nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal
Slank menjadi bagian penutup dalam acara aksi nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Berantas Obat Ilegal. Membawakan lagu-lagu andalannya seperti Kamu Harus Pulang, Balikin, dan Terlalu Manis, Slank sukses menghibur ratusan undangan yang menghadiri acara ini.

2 komentar:

  1. Harus ada yang berani, Katakan tidak. Kata Canggih Dan ampuh Demi masa depan bangsa

    BalasHapus
  2. Emang harus tegas ya kalo urusan dengan penyalahgunaan obat2 terlarang dan ilegal ini. Yuuk kita dukung pemerintah dengan program ini agar anak2 kita terlindungi. Makasih sharingnya ya kak.

    BalasHapus