Langsung ke konten utama

Ratusan Pegawai BUMN dan Warga Ikuti Jalan Sehat Bersama Kementerian BUMN

Pagi Minggu kemarin ada yang berbeda di halaman parkir Gedung Sarinah di jalan Thamrin Jakarta. Pagi itu ratusan orang berkumpul untuk mengikuti jalan santai bersama Kementerian BUMN  yang mengambil rute Sarinah – Bunderan HI – Patung Kuda – Sarinah.  Saya tidak mau ketinggalan dengan menjadi salah satu peserta jalan santai yang acaranya digagas oleh BUMN Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
Ratusan peserta memadati halan depan Gedung Sarinah Thamrin
Saya tiba di Sarinah sekitar jam 06.00 WIB. Pagi itu ketika saya menginjakan kaki di Sarinah, ratusan orang sudah bersiap di garis start untuk mengikuti jalan sehat. Untungnya saya tidak terlambat, jadi masih bisa mengikuti start bersama ratusan orang yang datang dari berbagai instansi BUMN dibawah Kementerian BUMN.
Bersiap memulai jalan sehat dari garis start
Sekitar pukul 06.30 WIB Start pun dilakukan. Kita semua berjalan pelan-pelan keluar melalui pintu depan Sarinah untuk berjalan menuju Bunderan Hotel Indonesia.  Saya dan beberapa teman blogger pun mulai berjalan santai bersama peserta lainnya menuju Bunderan HI. Wajah-wajah ceria nampak terlihat dari para peserta jalan sehat ini hingga tidak terasa saya dan peserta lain sudah berada di Bunderan HI. Di sini kami wajib mendatangi lokasi check point pertama untuk meminta stempel di kupon yang diberikan sejak awal start tadi. Setelah meminta cap, saya pun melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Patung Kuda.
Jalan Thamrin dipadati para peserta jalan sehat bersama Kementerian BUMN
Sampai di Kawasan Patung Kuda saya dan peserta lainnya kembali mendatangi check point kedua untuk meminta stempel. Setelah itu saya kembali melanjutkan jalan santai hingga ke titik awal Sarinah. Begitu sampai saya dan peserta lainnya antri untuk mengambil konsumsi dan menikmati acara yang akan berlangsung termasuk salah satunya pengundian doorprize. 

Oiya, Jalan Sehat Kementerian BUMN ini diselenggarakan oleh Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai penanggung jawab acara. Jalan Sehat yang mengambil tema Melangkah Untuk Negeri yang juga diselaraskan dengan tema BHUN 2017 yakni Sinergi Dalam Keberagaman. Dalam kegiatan Jalan Sehat ini PPA juga menggandeng Rumah Autis untuk ikut serta memeriahkan acara jalan sehat. 
Dirut PPA Saiful H Manan menyerahkan bantuan kepada Rumah Autis
Selain itu PPA juga memiliki tujuan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa anak berkebutuhan khusus juga dapat berprestasi seperti anak normal lainnya. PPA memilih Rumah Autis karena menjadi media fund raising  untuk membantu kebutuhan operasional Rumah Autis dan bea siswa anak berkebutuhan khusus dari keluarga kurang mampu.

Sebagai informasi, dukungan PPA ini kepada Rumah Autis sudah dimulai dari tahun 2012. Jenis bantuan kerjasama yang sudah dilaksanakan antara lain, pemberian peralatan media terapi, event Peduli Autis dan bea siswa sebesar kurang lebih Rp780 juta. Rumah Autis sendiri didirikan tahun 2004 dan sampai dengan saat ini telah memiliki 8 cabang yang tersebar di Jabodetabek.
Booth PPA Berbagi yang ramai dikunjungi peserta jalan sehat
Dalam acara jalan sehat kemarin PPA juga kembali memberikan bantuan uang kepada Rumah Autis sebesar 180 juta rupiah. Bantuan diserahkan langsung di atas panggung oleh Direktur Utama PPA, Saiful H Manan kepada perwakilan Rumah Autis. 

Setelah acara penyerahan bantuan acara jalan sehat pun dilanjutkan dengan pengundian doorprize berupa motor, sepeda dan barang elektronik seperti tv dan kulkas. Pengundian doorprize menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu peserta. Ini terbukti dari suasana yang riuh saat pengundian berlangsung. Ada peserta yang berbahagia karena mendapatkan doorprize namun ada juga yang kecewa karena belum beruntung mendapatkan doorprize. 

Keriaan hari itu ditutup dengan penampilan Band Jrock yang menghibur semua peserta lewat lagu-lagu yang sudah akrab ditelinga penonton seperti ceria, Lepaskan Diriku dan Jatuh Cinta.  

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala