Langsung ke konten utama

Serunya Menyaksikan Festival Permainan Tradisional Astra di KBA Ciganjur



“Saya Anak Indonesia Siap” teriakan dari anak-anak yang mengikuti Festival Permainan Tradisonal Astra di Kampung Berseri Astra (KBA) Ciganjur menyambut kedatangan saya siang itu. Keceriaan terlihat dari wajah-wajah anak yang siang itu sedang bersiap mengikuti babak final  dari beberapa permainan seperti jalan balok dan enggrang. Siang itu KBA Ciganjur memang terlihat lebih semarak dari biasanya dengan kehadiran 13 KBA dari berbagai wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. 
RPTRA KBA Astra lokasi penyelenggaraan Festival Permainan Tradisional Astra
 Partai final pun digelar. Final pertama digelar lomba jalan balok. Tiga peserta perwakilan 3 KBA pun bersiap digaris start. Dengan penuh semangat, ketiga bocah ini pun beradu cepat memindahkan balok untuk menjadi pemenang. Akhirnya, setelah melalui pertandingan seru, perwakilan KBA Warakas keluar menjadi pemenang untuk lomba jalan balok ini. 
Lomba jalan balok menjadi salah satu permainan yang digelar dalam Festival Permainan Tradisional Astra
Keseruan pun berlanjut, saat final enggrang dimulai. Dengan penuh kelihaian berdiri di atas dua bilah bamboo, ketiga peserta menunjukan kelihaiannya memainkan enggrang. Saya yang menyaksikan lomba ini sejenak jadi teringat masa kecil ketika dulu memainkan enggrang bersama teman-teman saya di rumah. Kebayang bagaimana serunya menyeimbangkan badan di atas dua bilah bambu dan adu cepat dengan teman-teman sekampung. Akhirnya dengan pertarungan seru dan menegangkan, wakil dari KBA Lengkong Kulon akhirnya keluar sebagai pemenang dalam permainan legenda ini.  
Permainan Degongan yang juga tidak kalah seru dengan permainan tradisional lainnya
Hari Minggu (27/8) kemarin Astra sedang menggelar hajatan yang bertajuk Festival Permainan Tradisonal Astra yang diikuti oleh anak-anak yang berada di 13 KBA yang ada di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang serta Bekasi. Anak-anak dari ke-13 KBA ini saling beradu untuk menjadi yang terbaik di setiap permainan tradisional yang dilombakan dalam festival ini. 
Selain permainan tradisional dalam Festival Permainan Tradisional ini juga digelar lomba mural

Ke-13 KBA tersebut adalah KBA Kebon Jeruk (Jakarta Barat), KBA Cengkareng Timur (Jakarta Barat), KBA Kebon Pala (Jakarta Timur), KBA Warakas (Jakarta Utara), KBA Sunter Jaya (Jakarta Utara), KBA Rawajati (Jakarta Selatan), KBA Rawasari (Jakarta Pusat), KBA Pulau Pramuka (Kepulauan Seribu), KBA Pinang (Tangerang), KBA Lengkong Kulon (Tangerang), KBA Bhakti Jaya (Depok), KBA Pekayon (Bekasi) dan KBA Ciganjur (Jakarta Selatan).

Festival Permainan Tradisional Astra ini sendiri digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus. Selain mengedepankan permainan tradisional seperti enggrang, hadang, terompah panjang, dagongan dan jalan balok, dalam festival ini Astra juga menggelar lomba mural se-Jadetabek. Lomba mural ini diikuti oleh universitas yang ada di sekitar Jakarta seperti Binus, Raffles Collage, Universitas Tarumanegara dan beberapa universitas lainnya. 
Inilah para pemenang lomba mural Astra
Sebagai informasi, Festival Permainan Tradisional Berseri ini merupakan salah satu rangkaian dari Festival KBA se-nusantara yang dilaksanakan sebagai bentuk program aktivasi kegiatan di berbagai lokasi KBA. Secara khusus, kegiatan minggu kemarin itu merupakan salah satu bentuk komitmen Astra untuk sekaligus membudayakan permainan tradisional anak agar dikenal oleh generasi milenial, khususnya warga KBA. 
KBA Lengkong Kulon yang keluar sebagai juara umum dalam Festival Permainan Tradisional Astra

Puncak festival ini turut dihadiri oleh Asisten Deputi Permainan Tradisional dan Layanan Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Bayu Rahadian, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Rohika Kurniadi, CEO Happy Heart Foundation Sylvia Beiwinkler, Tokoh Permainan Anak Tradisional, Endi Aras dan Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk, Riza Deliansyah.

Sekilas tentang Kampung Berseri Astra
Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan program tanggung jawab sosial Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan 4 pilar program tanggung jawab sosial Astra, yakni Kesehatan (Astra untuk Indonesia Sehat), Pendidikan (Astra untuk Indonesia Cerdas), Lingkungan (Astra untuk Indonesia Hijau), dan Kewirausahaan (Astra untuk Indonesia Kreatif).
Kampung Berseri Astra yang menjadi salah satu program tanggung jawab sosial Astra
 Melalui program KBA ini, masyarakat dan Astra dapat berkolaborasi untuk bersama mewujudkan wilayah yang berseri (bersih, sehat, cerdas, dan produktif), sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah KBA. Saat ini, Astra telah membina 64 KBA di 27 provinsi seluruh Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala