Langsung ke konten utama

Wujud Terima Kasih Kepada Konsumen, JNE Gelar Harbokir di Ulang Tahun ke-26



Bulan November menjadi bulan yang istimewa bagi JNE dan seluruh karyawan yang menjadi bagian didalamnya. Bulan ini perusahaan peraih Indonesia Original Brand 2016 ini merayakan hari ulang tahunnya yang ke-26 tahun. Ibarat seorang manusia, usia 26 tahun bagi JNE tentunya menjadi tolak ukur sebuah kesuksesan yang sudah diraih dan sudah saatnya memberikan inspirasi bagi negeri tercinta.  
Presiden Direktur JNE, Muhamad Feriadi saat memberikan sambutan dalam Media dan Blogger Gathering 2016
Tahun ini perusahaan yang memiliki tagline “Connecting Happines” ini berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan terus melakukan inovasi demi memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Salah satu program dengan terobosan terbaru, di bulan November ini JNE akan mengadakan Hari Bebas Ongkos Kirim (Harbokir)  yang akan berlangsung pada tanggal 26-27 November 2016 ke seluruh pelanggan baik retail costumer  maupun corporate costumer

Oia program Harbokir ini berlaku untuk semua produk layanan loh, mulai dari YES, Reguler, dan OKE khusus pelanggan yang melakukan pengiriman Intra wilayah Jabodetabek, (dari dan tujuan Jabodetabek) serta Intracity (dalam kota, dari dan tujuan paket di kota yang sama ) di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur JNE, Muhamad Feriadi, dalam acara Media dan Blogger Gathering 2016 di XXI Plaza Senayan, Jakarta, mengungkapkan, Untuk ulang tahun ke-26 kali ini, JNE ingin berbagi kebahagiaan kepada semua pelanggan setia di Indonesia dengan memberikan gratis ongkos kirim untuk pengiriman intrawilayah Jabodetabek dan Intracity di seluruh nusantara selama dua hari berturut-turut. “ Tentu tujuannya tidak sekedar berbagi kebahagiaan namun JNE ingin agar perayaan hari jadi kali ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi banyak orang” Ungkap Muhamad Feriadi di depan awak media dan blogger. 
Jaya Setiabudi dari Yukbisnis.com saat menjabarkan pentingnya branding dalam suatu produk
Dalam  acara Media dan Blogger Gathering 2016 di XXI Plaza Senayan, Jakarta, JNE juga mengadakan diskusi dengan tema menginspirasi negeri. Hadir sebagai pembicara Jaya Setiabudi, founder Yuk Bisnis.com, Ria Sarwono, Brand dan Marketing Cotton Ink dan Eri Palguardi, Vice president of marketing of PT TKI JNE. Oia ada juga si Kemal Bunder loh yang jadi hostnya dan bikin acara jadi tambah seru dan interaktif.
 
Jaya Setiabudi hadir sebagai pembicara pertama yang berbicara mengenai branding. Jaya mencontohkan sebuah sepatu Nike dengan brand yang sudah begitu melekat di masyarakat. Brand ini tentu saja menjadi sebuah nilai jual yang tinggi dibanding dengan sepatu yang tidak memiliki brand. “Dalam membuat produk, brand memiliki nilai penting agar produk kita naik kelas. “ kata Jaya.

Jaya yang mulai merintis yukbisnis.com sejak 1998 bercerita pengalamannya mengenai seorang teman yang memiliki usaha menjual aksesoris dengan brand Sarah Backmann dengan omset hingga miliaran rupiah per bulan. “Dahulu teman saya ini datang ke saya dan diskusi bagaimana cara membuat produknya laku dan memiliki nilai jual yang tinggi, akhirnya dengan melakukan branding pada produk aksesorisnya, akhirnya saat ini dia sukses” ungkap Jaya.
Ria Sarwono berterima kasih kepada JNE karena telah membantu pengiriman produk Cotton Ink di 300 titik di Indonesia
Kerja keras membangun brand juga dilakukan oleh Ria Sarwono dengan Cotton Ink nya. Ria bercerita saat itu di tahun 2008 Cotton Ink memulai bisnis dengan membuat t-shirt dengan desain sendiri. Mengandalkan jaringan teman-teman yang ada di Bandung, usaha t-shirt ini perlahan-lahan mulai dilirik orang sampai akhirnya saat ini Cotton Ink menjadi brand  kebanggan Indonesia. Bahkan Kemal pun penasaran apa yang membat para pembeli Cotton Ink seperti merasakan nasionalisme yang tinggi saat memakai brand ini. “istri saya itu hampir setiap hari menerima kiriman dari JNE yang berisi produk-produk Cotton Ink” ujar penyiar radio Gen FM ini.

Menanggapi maraknya ecommerce di Indonesia belakangan ini, Vice President Of Marketing JNE, Eri Palguardi, mengungkapkan, JNE mengapresiasi hadirnya ecommerce di Indonesia dan akan mendukung penuh bisnis di industri ecommerce ini. “JNE kini memiliki lebih dari 6000 jaringan di seluruh nusantara dan jumlah itu akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. JNE juga membuka peluang kerjasama bagi masyarakat untuk menjadi mitra JNE” ungkap Eri.   
Eri Palguardi (kiri) dan M Feriadi saat menjawab pertanyaan dari Media dan Blogger
Keberadaan JNE dengan jaringannya di seluruh nusantara juga membuat Ria Sarwono merasa bersyukur  dan berterima kasih karena bisa memudahkan pengiriman produk-produk Cotton Ink ke seluruh wilayah Indonesia. Ria menyebut setidaknya sampai saat ini Cotton Ink sudah mengirimkan produk-produknya ke 300 titik di Indonesia. 
Foto bersama seusai acara JNE Media dan Blogger Gathering di XXI Plaza Senayan Jakarta
Oia, JNE juga memberikan apresiasi kepada para awak media dan blogger yang telah berkontribusi nyata terhadap kemajuan industri pengiriman ekspress dan logistik serta mendukung kemajuan ecommerce dan UKM melalui tulisan-tulisan mereka di media cetak maupun online. Wujud apresiasi ini, JNE memilih 5 jurnalis dan 5 blogger terbaik yang mendapatkan paket hadiah liburan ke Bali.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala