Langsung ke konten utama

Indosat Ooredoo Munculkan Developer Muda Terbaik Indonesia Lewat Ajang IWIC 10



Selasa, (2/11) kemarin mungkin menjadi hari paling bahagia buat Nadiela Septiani. Senyum kebahagiaan seperti tidak henti-hentinya terlihat dari wajah gadis berkulit hitam manis ini. Dara yang masih bersekolah di sebuah SMK di Bogor ini tidak menyangka kalau hasil karyanya Smart Vertical Garden keluar menjadi juara pertama ajang Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ke 10 (IWIC 10) untuk kategori Teens – Idea. Untuk prestasinya ini, Nadiela berhasil membawa pulang uang tunai sebesar Rp. 12.000.000
Nadiela Septiani salah satu pemenang IWIC 10
Saya yang menjumpainya dibawah panggung sehabis penyerahan hadiah sempat merekam kebahagiaan Nadiela. Ketika saya mencoba menanyakan bagaimana perasaannya memenangkan gelaran IWIC 10 ini, dia menjawab senang dan tidak menyangka kalau karyanya keluar menjadi juara pertama untuk kategori pelajar.  “ Seneng banget mas bisa jadi juara 1 dari ratusan bahkan ribuan peserta yang mengikuti ajang ini” ungkap Nadiela. Ketika ditanya rencana selanjutnya setelah memenangkan ajang IWIC 10 ini, Nadiela hanya menjawab, belum punya rencana ke depannya karena kemenangan ini masih membuat dirinya terkesan dan tidak percaya.
 
Ajang IWIC tahun ini memasuki gelaran tahun yang ke-10. Indosat Ooredoo yang sangat concern untuk melahirkan para investor muda berbakat bidang aplikasi mobile ini memang setiap tahunnya konsisten menyelenggarakan ajang ini. Dalam rilis yang saya terima, untuk tahun ini setidaknya ada total 3592 proposal yang masuk ke panitia. Tidak hanya peserta dari Indonesia, IWIC10 tahun ini juga diikuti peserta-peserta dari mancanegara seperti dari Jepang, dan Myanmar.

Dalam sambutannya di acara Pemberian anugrah kepada Finalis di Gedung Indosat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, President Director dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, mengungkapkan, Tahun ini kami sangat senang karena proposal yang masuk ke kami mencapai 3000 lebih dan ada peserta dari mancanegara seperti Jepang. 
President Director dan CEO Indosat Alexander Rusli saat meberikan sambutan
Lewat ajang ini, Indosat Ooredoo memberikan kesempatan untuk para developer muda Indonesia bersaing dengan para developer global. “Saya berharap tahun depan akan semakin banyak proposal yang masuk ke kami dan dari ajang ini nantinya akan hadir startup-startup baru yang  membawa nama harum Indonesia” Ungkap Alexander di depan para finalis dan undangan yang hadir.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengapresiasi ajang IWIC 10
Sementara Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, menyambut baik adanya ajang IWIC10 ini. Dari sini, menurut ayah penyanyi Sherina ini, diharapkan akan lahir para enterprenuer muda berbakat yang akan meramaikan dunia startup di Indonesia. Triawan Munaf juga mengapresiasi ajang IWIC ini karena menurutnya dalam pendidikan formal sangat sedikit sekali jam pelajaran yang mengajarkan kreatifitas seperti ini. “Saya mengapresiasi ajang ini apalagi ada kategori untuk pelajar dan mahasiswa. Saya juga berterima kasih kepada Indosat Ooredoo karena tahun ini ada kategori untuk kaum disabilitas” kata Triawan Munaf.

Sebagai informasi, setiap tahunnya jumlah proposal karya yang masuk ke Indosat Ooredoo terus meningkat. Tahun lalu misalnya, Indosat Ooredoo menerima 3173proposal. Tahun 2014, proposal yang masuk sebanyak 1738 proposal dan pada tahun 2013 proposal yang masuk sebanyak 667 proposal.  Selain itu, IWIC juga menyajikan beberapa konten kompetisi yang spesial, salah satunya adalah menghadirkan kategori spesial untuk wanita. Jumlah proposal ide dan aplikasi pada kategori special women & Girls selalu meningkat dari tahun ke tahun.
Triawan Munaf didampingi Alexander Rusli saat penyerahan hadiah kepada seluruh pemenang IWIC 10
IWIC sendiri merupakan program  Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat Ooredoo pilar edukasi dan inovasi. Pada penyelenggaraannya yang sudah masuk tahun ke-10 ini, IWIC telah membawa kompetisi ke pentas global dengan mengajak generasi muda Indonesia untuk berkompetisi dengan developer di tingkat global dan untuk tahun ini tema yang diangkat adalah #ChangeTheWorld.

Komentar

  1. Ini semacam kompetisi pembuatan aplikasi digital untuk smartphone ya, Mas?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala