Senin, 07 November 2016

Indosat Ooredoo Munculkan Developer Muda Terbaik Indonesia Lewat Ajang IWIC 10



Selasa, (2/11) kemarin mungkin menjadi hari paling bahagia buat Nadiela Septiani. Senyum kebahagiaan seperti tidak henti-hentinya terlihat dari wajah gadis berkulit hitam manis ini. Dara yang masih bersekolah di sebuah SMK di Bogor ini tidak menyangka kalau hasil karyanya Smart Vertical Garden keluar menjadi juara pertama ajang Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ke 10 (IWIC 10) untuk kategori Teens – Idea. Untuk prestasinya ini, Nadiela berhasil membawa pulang uang tunai sebesar Rp. 12.000.000
Nadiela Septiani salah satu pemenang IWIC 10
Saya yang menjumpainya dibawah panggung sehabis penyerahan hadiah sempat merekam kebahagiaan Nadiela. Ketika saya mencoba menanyakan bagaimana perasaannya memenangkan gelaran IWIC 10 ini, dia menjawab senang dan tidak menyangka kalau karyanya keluar menjadi juara pertama untuk kategori pelajar.  “ Seneng banget mas bisa jadi juara 1 dari ratusan bahkan ribuan peserta yang mengikuti ajang ini” ungkap Nadiela. Ketika ditanya rencana selanjutnya setelah memenangkan ajang IWIC 10 ini, Nadiela hanya menjawab, belum punya rencana ke depannya karena kemenangan ini masih membuat dirinya terkesan dan tidak percaya.
 
Ajang IWIC tahun ini memasuki gelaran tahun yang ke-10. Indosat Ooredoo yang sangat concern untuk melahirkan para investor muda berbakat bidang aplikasi mobile ini memang setiap tahunnya konsisten menyelenggarakan ajang ini. Dalam rilis yang saya terima, untuk tahun ini setidaknya ada total 3592 proposal yang masuk ke panitia. Tidak hanya peserta dari Indonesia, IWIC10 tahun ini juga diikuti peserta-peserta dari mancanegara seperti dari Jepang, dan Myanmar.

Dalam sambutannya di acara Pemberian anugrah kepada Finalis di Gedung Indosat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, President Director dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, mengungkapkan, Tahun ini kami sangat senang karena proposal yang masuk ke kami mencapai 3000 lebih dan ada peserta dari mancanegara seperti Jepang. 
President Director dan CEO Indosat Alexander Rusli saat meberikan sambutan
Lewat ajang ini, Indosat Ooredoo memberikan kesempatan untuk para developer muda Indonesia bersaing dengan para developer global. “Saya berharap tahun depan akan semakin banyak proposal yang masuk ke kami dan dari ajang ini nantinya akan hadir startup-startup baru yang  membawa nama harum Indonesia” Ungkap Alexander di depan para finalis dan undangan yang hadir.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengapresiasi ajang IWIC 10
Sementara Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, menyambut baik adanya ajang IWIC10 ini. Dari sini, menurut ayah penyanyi Sherina ini, diharapkan akan lahir para enterprenuer muda berbakat yang akan meramaikan dunia startup di Indonesia. Triawan Munaf juga mengapresiasi ajang IWIC ini karena menurutnya dalam pendidikan formal sangat sedikit sekali jam pelajaran yang mengajarkan kreatifitas seperti ini. “Saya mengapresiasi ajang ini apalagi ada kategori untuk pelajar dan mahasiswa. Saya juga berterima kasih kepada Indosat Ooredoo karena tahun ini ada kategori untuk kaum disabilitas” kata Triawan Munaf.

Sebagai informasi, setiap tahunnya jumlah proposal karya yang masuk ke Indosat Ooredoo terus meningkat. Tahun lalu misalnya, Indosat Ooredoo menerima 3173proposal. Tahun 2014, proposal yang masuk sebanyak 1738 proposal dan pada tahun 2013 proposal yang masuk sebanyak 667 proposal.  Selain itu, IWIC juga menyajikan beberapa konten kompetisi yang spesial, salah satunya adalah menghadirkan kategori spesial untuk wanita. Jumlah proposal ide dan aplikasi pada kategori special women & Girls selalu meningkat dari tahun ke tahun.
Triawan Munaf didampingi Alexander Rusli saat penyerahan hadiah kepada seluruh pemenang IWIC 10
IWIC sendiri merupakan program  Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat Ooredoo pilar edukasi dan inovasi. Pada penyelenggaraannya yang sudah masuk tahun ke-10 ini, IWIC telah membawa kompetisi ke pentas global dengan mengajak generasi muda Indonesia untuk berkompetisi dengan developer di tingkat global dan untuk tahun ini tema yang diangkat adalah #ChangeTheWorld.

1 komentar:

  1. Ini semacam kompetisi pembuatan aplikasi digital untuk smartphone ya, Mas?

    BalasHapus