Langsung ke konten utama

Think Fresh yang Benar-Benar Fresh



Membaca buku Think Fresh terasa berbeda dengan membaca buku pada umumnya.  Simple dan To The Point mungkin inilah yang saya tangkap dari cara yang disampaikan Danny Oei Wirianto sang penulis dalam  menyampaikan ‘mantra-mantranya’. Lewat buku keluaran penerbit Gramedia ini, Danny ingin berbagi bagaimana ‘mantra-mantra’ yang membuatnya sukses kepada para pembaca. Think Fresh memang sebuah rililsan yang menarik dan fresh untuk dibaca.
Buku Think Fresh karya Danny Oei Wirianto
Saya berkesempatan hadir Saat peluncuran buku Think Fresh di toko buku Kinokuniya, Plaza Senayan, Jakarta. Dalam peluncuran bukunya, Danny bercerita jika lewat buku ini dirinya ingin berbagi pengalamannya yang sudah selama 20 tahun lebih bekerja di bidang kreatif. Pendiri Semut Api Colony ini membagikan apa yang disebutnya mantra yang bisa mengantarkannya sukses seperti saat ini. Banyak cerita yang dituangkan dalam bab-demi bab buku ini yang menarik untuk disimak. 

Mulai dari soal passion, imajinasi, sampai mengenai mengontrol ego pribadi, semuanya diulas dengan bahasa yang menarik, singkat dan mudah dimengerti. Danny sepertinya ingin membuat pembaca langsung mengerti apa point yang ingin disampaikannya. Tidak hanya tulisan, buku Think Fresh ini juga memuat ilustrasi-ilustrasi gambar yang menarik dan indah dipandang mata. Sementara pemilihan cover buah jeruk orange yang segar  mencerminkan jika isi buku ini benar-benar segar dan fresh seperti buah jeruk. 
Saat peluncuran buku Think Fresh di Kinokuniya Plaza Senayan Jakarta
Membaca buku setebal 177 halaman ini kita seperti membaca jalan pikiran dari seorang Danny Wirianto. Bagaimana dia menjalani ‘mantra-mantra’ dalam buku ini di sepanjang perjalanan karirnya. Giring Nidji yang hadir dalam peluncuran buku ini mengungkapkan jika apa yang diungkapkan Danny lewat buku ini berdasarkan pengalaman yang sudah dilewatinya selama ini. Giring menyebut Danny seorang pribadi yang rendah hati meskipun kesuksesan sudah berada dalam genggamannya. “Dia tidak sungkan untuk berbagi ilmu dan pemikiran ke teman dan rekan kerjanya.  Buku Think Fresh ini merupakan ide dan gagasan-gagasannya yang dibagikan untuk pembaca yang ingin mengikuti sukses Danny” ungkap vokalis Nidji ini. 

Acara peluncuran buku yang dipandu Rene Suhardono ini juga memberikan ruang interaksi kepada pengunjung untuk bertanya langsung kepada Danny Wirianto. Dalam kesempatan itu, Danny juga mengungkapkan jika hasil penjualan buku ini nantinya akan didonasikan kepada orang-orang yang memiliki cita-cita dan mimpi yang belum bisa diwujudkan. Satu yang menarik dari peluncuran buku ini, semua pengunjung disuruh untuk menulis keinginannya yang ingin diwujudkan dalam sebuah kartu. Kartu-kartu inilah nantinya yang salah satunya akan diwujudkan oleh Danny untuk direalisasikan menjadi kenyataan. 
Buku ini berisi Mantra-mantra Danny selama 20 tahun berkarir didunia kreatif
 Menarik untuk ditunggu bagaimana respon pecinta buku terhadap buku Think Fresh milik Danny Wirianto ini. Satu yang pasti menurut saya buku ini menjadi bacaan yang padat dan bergizi buat kalian yang ingin mencoba jalur kreatif seperti yang ditekuni Danny. ‘Mantra-mantra’ Danny dalam buku ini sangat ampuh menjadi senjata untuk menaklukan medan kehidupan bernama dunia kerja.

Komentar

  1. wah jadi ga sabar pengen punya bukunya

    budy | TravellingAddict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. recomended lah buku ini mas :)

      Hapus
  2. Covernya fresh banget ya.. Jadi inget dulu pernah ada buku judulnya "Jualan Ide Segar" karya Arief Budiman. Covernya sama2 orange jeruknya. Isinya kurang lebih mirip enggak ya..?

    BalasHapus
  3. saya belum baca sih mba buku jualan ide segar, tapi kalo Think Fresh lumayan memberikan pencerahan mba :)

    makasih sudah mampir..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…