Langsung ke konten utama

Satu Hari yang Nyaman di Coworking Space EV Hive The Maja







Rabu siang tiba-tiba smartphone saya bergetar dan ada sebuah pesan  whatsapp dari Yogi, seorang teman blogger, berisi ajakan untuk mengunjungi Coworking Space EV Hive The Maja. Wah pas banget  neh si Yogi ngajakin ketemuan karena saya memang sedang mencari teman yang bisa membantu mengurus domain pribadi untuk blog saya. 
Suasana di Coworking space EV Hive The Maja Kebayoran Baru
Jadilah keesokan harinya saya dan Yogi janjian di depan Blok M Plaza untuk barengan menuju Coworking Space EV Hive The Maja yang letaknya di sekitaran Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tidak sampai 15 menit perjalanan dengan menggunakan motor dari Blok M Plaza, akhirnya kita sampai di Coworking Space EV Hive The Maja. 

Coworking Space EV Hive The Maja berada di lantai 1 dan kita harus terlebih dahulu menaiki tangga untuk bisa masuk EV Hive The Maja ini. Seorang petugas menyambut dengan ramah ketika Yogi menanyakan maksud kedatangan kami. Akhirnya kami dipersilahkan memilih meja yang kosong untuk diskusi sekaligus mengerjakan blog saya yang ingin pindah ke domain pribadi.
Coworking space EV Hive The Maja menjadi tempat yang nyaman untuk bekerja bagi freelance seperti saya
Meja dekat dengan dapur mini akhirnya kami pilih untuk mengerjakan sekaligus diskusi tentang blog saya ini. Suasana yang nyaman dengan sambungan internet  dari wifi yang  sangat cepat dan stabil membuat proses perpindahan blog saya ke domain pribadi menjadi lebih cepat. 

Baru berada sebentar saja di Coworking Space EV Hive The Maja ini saya langsung berpikir bekerja tidak harus selalu di kantor. Apalagi sudah beberapa bulan ini saya sudah tidak lagi bekerja di kantor dan lebih memilih bekerja sendiri di rumah dengan mengerjakan project sosial media dari beberapa perusahaan yang dipercayakan ke saya.
Interaksi yang hangat yang terjadi di Coworking space EV Hive The Maja
Saya seperti merasakan nuansa kerja yang nyaman dengan segala fasilitas yang mumpuni saat berada di Coworking Space EV Hive The Maja ini. Dengan nyaman saya mulai mengerjakan kerjaan saya ngebuzzer salah satu perusahaan ditemani segelas kopi hangat yang saya buat sendiri dari dapur mini Coworking Space EV Hive The Maja ini. Di sini kita bisa membuat minuman sendiri sesuai dengan yang kita inginkan. Ada kopi, teh plus dengan gula pasir yang bisa kita campur sesuai keinginan kita atau mau minum air mineral aja juga disediakan lengkap dengan cangkir yang menarik.
Tempat makan yang nyaman untuk kita menikmati makan siang
Menjelang siang, saya pun beranjak dari tempat duduk saya untuk mencari makan siang dari warung atau restaurant yang ada di sekitar Coworking Space EV Hive The Maja ini. Tidak sulit mencari makan siang di sekitar kawasan ini, lokasi yang strategis di kawasan Kebayoran Baru dan dekat dengan pasar Taman Puring membuat saya bebas memilih makanan apa yang hendak saya makan siang itu. 

Akhirnya nasi padang menjadi pilihan saya untuk makan siang hari itu dan saya bungkus untuk dinikmati di dalam Coworking Space. Kenapa saya lebih memilih membungkus makanan untuk saya bawa ke dalam, karena di Coworking Space EV Hive ini tersedia meja dan bangku untuk kita menikmati makan siang. Meja dan bangku yang berada persis di depan dapur mini ini di desain nyaman untuk kita makan sambil ngobrol bareng teman-teman. 
Fasilitas wifi yang super cepat dan stabil
Dari tadi saya bicara coworking space, sebenarnya apa sih coworking space itu. Secara singkatnya sih semacam tempat kerja dimana kita berbagi area kantor dengan banyak orang. Walau konsepnya sederhana, namun ternyata coworking space memiliki banyak keunggulan dibandingkan ruang kerja pribadi umumnya. 

Kalo menurut saya sih yang sekarang menjadi freelancer coworking space memiliki kenyamanan layaknya rumah untuk bekerja dan satu yang pasti nuansa tempatnya yang dikelilingi orang-orang kreatif yang berada dalam satu lingkungan membuat saya juga jadi ikutan produktif. Selain itu, enaknya disini menurut saya tidak ada sistem hierarki atasan dan bawahan layaknya kantor-kantor tempat saya bekerja dulu.
Beberapa starup yang pernah menggunakan Coworking Space EV Hive The Maja
Kalau kata Facilitating Manager EV Hive The Maja, Mira Lida,  yang saya temui saat berada di sana, Selain menjadi tempat kerja untuk para freelance,  EV Hive menjadi coworking space dengan misi untuk mengembangkan ekosistem startup (perusahaan teknologi) Indonesia. “Ada beberapa starup yang mengembangkan bisnisnya disini selain itu ada juga freelance yang menyewa tempat ini baik itu harian maupun untuk 1 tahun.” Ungkap Mira dalam bincang-bincang santai di public area EV Hive The Maja. 
Mba Mira saat berbincang-bincang santai dengan blogger
Disini kata Mira Lida ada beberapa ruang yang bisa disewa mulai dari public area yang bisa disewa harian dengan tarif per orang Rp. 50.000 untuk 1 hari dan 1.000.000 untuk 1 tahun. Ada juga private office yang bisa disewa mulai dari Rp. 10.000.000. “ Kita buka dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam dari hari senin sampai Jumat, para penyewa bebas menggunakan tempat disini satu hari penuh” cerita Mira dengan ramah. 
Private meeting room yang nyaman untuk meeting
Oiya, selain EV Hive The Maja yang berlokasi di Jalan Kyai Maja no.39 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, ada beberapa Coworking space seperti  EV Hive The Breeze (BSD City) Tangerang, JSC Hive (Kuningan) Jalan Prof Satrio, Jakarta, EV Hive IFC (Karet) Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, EV Hive D.Lab (Kawasan Menteng) Jakarta, Satellite @SCBD (Kebayoran Baru) Jakarta.
Secangkir kopi dan laptop menjadi senjata saya menikmati bekerja di Coworking space EV Hive The Maja
Selain itu, EV Hive punya weekly event juga loh untuk pengembangan practical skill  seperti kelas coding dan kelas UX/UI. EV Hive juga menghadirkan para expert dimana kamu bisa berbagi cerita, bertanya, meminta tips, dan apapun yang membantu kamu dan pekerjaanmu. Lebih gila lagi, EV Hive didukung oleh pemerintah DKI Jakarta sebagai sarana pengembangan startup dari Kota Jakarta.    






   



Komentar

  1. Wah menarik sekali... yuk mulai startup agency advertising.. hehehehe... dan untuk bang bule, mantap karya tulisannya...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ada Kokoh Chandra neh, makasih koh udah mampir ke blog gua ya :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…