Sabtu, 27 Mei 2017

Bahaya Hipertensi Mengintai Kita, Cek Tekanan Darah Secara Rutin Mulai Sekarang



Tahukah Anda jika setap tahun 10 juta orang di seluruh dunia meninggal karena hipertensi sehingga menjadikan hipertensi sebagai penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Inilah fakta yang saya temukan saat menghadiri acara peringatan May Measurement Mounth PT Omron Healthcare Indonesia sekaligus peluncuran alat pengukur tekanan darah digital HEM-7280T di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Senin (22/5) kemarin.
Foto bersama dalam rangka peluncuran alat pengukur tekanan darah digital HEM 7280T
Iya, mungkin saya dan kita selama ini sedikit menyepelekan penyakit hipertensi ini dengan malas melakukan pengecekan tekanan darah ke puskesmas maupun rumah sakit. Saya sendiri selama ini memang tidak pernah mengecek tekanan darah saya sekali pun. Padahal jujur saya memiliki keturunan orang tua yang juga mengidap hipertensi dan kemungkinan itu akan menurun ke saya karena salah satu penyebab hipertensi karena adanya faktor keturunan. 

Menurut Ketua Umum Indonesian Society of Hypertension Dr dr Yuda Turana Sp.S, ancaman dari hipertensi ini bisa menyebabkan berbagai penyakit lainnya seperti mengalami stroke, serangan jantung, bahkan bisa menyebabkan kematian karena komplikasi kardiovaskular lainnya. “Ironisnya adalah hanya setengah dari pengidap hipertensi yang meninggal tersebut menyadari mereka pengidap penyakit hipertensi” ungkap Yuda Turana.
dr Yuda Turana saat menjelaskan informasi bahaya penyakit hipertensi
Satu yang lebih ironis juga menurut saya adalah generasi milenial seperti saya ini tidak menyadari sepenuhnya bahaya dari hipertensi ini. Faktor gaya hidup yang tidak sehat seperti mengkonsumsi makanan-makanan yang bisa memicu resiko terkena hipertensi menjadi salah satu faktor generasi milenial ini banyak mengidap hipertensi.

Untuk itu, dr Yuda Turana sangat menyarankan untuk selalu memeriksa tekanan darah secara rutin paling tidak dua kali seminggu sejak usia muda. Apalagi di jaman sekarang dengan teknologi yang maju masyarakat bisa melakukan pemerikasaan tekanan darah sendiri di rumah dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah digital yang modern.

Nah ngomong-ngomong alat pengukur tekanan darah digital yang modern neh, PT Omron Healthcare Indonesia selaku perusahaan yang salah satu unit usahanya memproduksi alat-alat kesehatan baru saja meluncurkan alat pengukur tekanan darah digital HEM 7280T yang memungkinkan kita untuk melakukan monitor data tekanan darah sendiri di rumah. Salah satu kecanggihan dari HEM 7280T ini ternyata kita bisa melakukan sinkronisasi alat digital ini ke ponsel kita loh dengan melakukan install aplikasi omron connect di smartphone kita. Dengan kecanggihan ini, kita dapat dengan mudah mengumpulkan data tekanan darah dan dapat membantu dokter mengevaluasi data tekanan darah tersebut saat kita melakukan pemeriksaan di rumah sakit.
Salah satu produk Omron untuk melakukan pengecekan tekanan darah
Marketing Manager  PT Omron Healthcare Indonesia , Yoshiaki Nishiyabu, mengungkapkan, hipertensi merupakan faktor resiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu masyarakat termasuk generasi milenial harus menyadari bahaya hipertensi dan cara pencegahannya. Salah satu cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah sendiri di rumah. “Terkait dengan kesehatan masyarakat, kami memiliki cita-cita yaitu project zero  yang artinya tidak ada lagi insiden serangan jantung dan stroke. Dari project ini nantinya akan terbentuk generasi zero yakni sebuah generasi yang peduli dengan kesehatannya sehingga memiliki kehidupan yang lebih sehat dan memiliki umur panjang” ungkap Yoshiaki Nishiyabu.

4 komentar:

  1. Bagus produknya bermanfaat

    BalasHapus
  2. Bagus produknya bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, jadi bisa cek tekanan darah sendiri di rumah..

      Hapus
  3. Ini nih yang harus rutin dilakukan oleh orang yang sering makan enak seperti dirimu hahaha. Harus sering cek tekanan darah jadi bisa dideteksi secara dini terkena penyakit atau ngga

    BalasHapus