Senin, 19 Desember 2016

Asyiknya Bermain Saham di ISTC Indosat Ooredoo



Pernah merasakan serunya bermain saham, atau penasaran bagaimana rasanya membeli dan memiliki saham perusahaan bank besar BCA. Kalau belum pernah dan penasaran dengan itu semua, saat ini keinginan kita terjawab dengan adanya program Indosat Stock Trading Contest (ISTC). Program ISTC yang merupakan hasil kerjasama antara PT Indosat Tbk dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki tujuan agar generasi muda Indonesia memiliki pengetahuan mengenai apa itu investasi saham di pasar modal. 
Training ISTC yang digelar Indosat Ooredoo di Kantor Pusat Indosat kawasan Merdeka Barat
Saya sendiri Selasa (13/12) kemarin merasakan serunya bermain saham lewat program ISTC ini. Saya bisa merasakan bagaimana senangnya bisa membeli saham bank besar seperti BRI dan BNI. Selain itu, saya juga bisa memantau pergerakan saham saya apakah mengalami kenaikan atau malah cenderung melemah bahkan anjlok di pasar saham. Menariknya di program ini, saya juga bisa membaca berita-berita mengenai bursa saham dan pasar modal yang bisa membantu untuk melihat keadaan pasar.Dalam acara Training ISTC yang diselenggarakan Indosat Ooredoo di kantor pusatnya kawasan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, saya berkesempatan mengoprek-oprek isi dari program ISTC ini. 

Nah buat yang penasaran bagaimana sih caranya biar bisa bermain saham di ISTC, ternyata gampang loh. Pertama, kita harus registrasi terlebih dahulu di www.indosatooredoo.com/istc. Selanjutnya pilih menu registrasi. Kemudian, isi data diri pada formulir registrasi secara lengkap dan benar. Oiya, kita harus menggunakan sim card Indosat Ooredoo ya sebagai operator yang menghadirkan ISTC. Selanjutnya, Jika smartphone Anda berjalan dalam sistem dual sim, maka sim card Indosat Ooredoo harus diletakan di posisi sim 1. Selanjutnya, download program ISTC ini di google playstore dan App store.
Penjelasan mengenai mekanisme program ISTC
Setelah download, buka aplikasi ISTC dan masukan username serta password yang diterima di email. Kemudian, kita akan mendapatkan SMS dan email berisi kode OTP yang dikirim ke nomor Indosat Ooredoo dan email yang didaftarkan pada formulir registrasi. Nah untuk menjalankan program ISTC ini, kita harus masukan kode OTP serta membuat password baru dan PIN. Pasword baru ini harus berisi paduan angka, huruf besar, huruf kecil, serta angka. Selnjutnya buat PIN untuk bertransaksi saham virtual, terdiri dari 6 digit angka. 

Kalau semua proses registrasi selesai, kita bisa langsung merasakan serunya membeli dan menjual saham-saham yang mungkin selama ini hanya kita lihat di Bursa Efek Jakarta saja. Oiya, untuk modal awal, kita dikasih uang virtual sebanyak 50 juta loh, jadi kita bisa dengan bebas membeli saham-saham mana saja yang kita suka, mulai dari bank sampai perusahaan besar semuanya ada di daftar ISTC ini. Grafik naik turunnya saham yang sudah kita beli, juga bisa kita pantau di sini. Kalau grafik saham kita ternyata mengalami penurunan, kita bisa melepas saham kita dengan memilih opsi Sell untuk menjual saham kita.   
Tampilan ISTC di smartphone saya
Tidak sekedar bermain saham, kalo kita sudah download ISTC ternyata kita berkesempatan buat ikutan kontes “Wujudkn Mimpimu Menjadi Miliarder Muda” yang berhadiah gadget terbaru persembahan Indosat Ooredoo. Pemenang juga berkesempatan untuk bertemu dengan para analis dan pakar di dunia pasar modal Indonesia loh. Para pakar ini siap berbagi ilmu dan wawasan mengenai perdagangan saham di pasar modal dalam sesi roadshow di berbagai kampus ternama di seluruh Indonesia. 

Btw, ISTC ini hadir untuk mendukung sebuah gerakan yang diberi nama Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal (GeNTa) sekaligus menjawab tantangan rendahnya pengetahuan dan pemahaman generasi muda Indonesia tentang investasi saham. Program yang juga bekerjasama dengan PT Winratama Perkasa (WinGamers) sebagai pihak penyedia layanan virtual on line trading pertama di Indonesia. ISTC juga hadir sebagai bentuk implementasi Indosat Ooredoo sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam bidang edukasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar