Langsung ke konten utama

Warga Jakarta Akan dihibur Partai Final Piala Jenderal Sudirman Cup



Hai warga Jakarta bersiaplah untuk menyaksikan Grand Final Piala Jendral Sudirman Cup pada hari Minggu 24 Januari 2016 besok yang akan mempertemukan dua tim yakni Semen Padang melawan Mitra Kukar. Grand Final ini juga digelar dalam rangka memperingati 100 tahun Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman yang menjadi simbol perlawanan terhadap penjajah Belanda. Sssstttt…., Final akbar yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta ini juga akan semakin meriah berkat hadirnya dua band papan atas Indonesia Slank dan Noah. 
Piala Jenderal Sudirman diangkat bersama Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Bimbim Slank (Foto : Dokumen Net TV)
Gelaran Final Piala Jenderal Sudirman Cup ini juga bertepatan dengan hari kelahiran Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman yang menjadi simbol perjuangan bangsa Indonesia. Untuk menghormati dan mengenang sosok Jenderal Sudirman, Piala Jendral Sudirman yang akan diserahkan kepada tim pemenang dalam final nanti akan diarak dari kota kelahiran sang jenderal di Purbalingga hingga finish di Museum Satria Mandala. Dari Museum Satria Mandala, nantinya piala akan dibawa ke Stadion Gelora Bung Karno untuk menjadi simbol kemenangan bagi tim yang akan keluar sebagai juara di kompetisi yang digelar untuk pertama kalinya ini. Menariknya, arak-arakan ini tidak dilakukan dengan menggunakan kendaraan namun dengan berjalan kaki.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang hadir dalam Konfrensi Pers Grand Final Jenderal Sudirman Cup di 100 Eatery  & Bar, Hotel Atlet Century, Jakarta, mengatakan , sosok Jenderal Sudirman menjadi pemicu semangat pemuda untuk membangkitkan olahraga nasional melalui Jenderal Sudirman Cup Indonesian Championship Torabika 2015/2016 ini. “ Pertandingan Grand Final ini tidak hanya sebuah pertandingan sepak bola namun bertujuan untuk menggelorakan semangat generasi muda.”  Ungkap Gatot yang hadir bersama grup band Slank di konfrensi pers tersebut. 
Sementara  Slank yang diwakili oleh Bimbim dan Ridho menyambut baik gelaran final Piala Jenderal Sudirman Cup ini. Ridho mengungkapkan jika momentum Grand final ini bisa menjadi tonggak untuk kembali bergulirnya kompetisi liga Indonesia. “Spirit Grand Final bisa memberikan motivasi untuk kembali bergulirnya kompetisi liga di Indonesia dan semoga iklim sepak bola Indonesia menjadi lebih baik dengan final Piala Jenderal Sudirman ini”  ungkap gitaris Slank ini.
 
Piala Jenderal Sudirma Cup nantinya akan diarak dari Purbalingga hingga menuju Sadion Gelora Bung Karno (foto dokumen Net TV)

Awak Media dan Blogger sedang mengabadikan moment di konfrensi pers Grand Final Piala Sudirman Cup
Ketua Pelaksana Piala Jenderal Sudirman Cup, Hasani Abdul Gani mengungkapkan, selain sajian duel seru antara Semen Padang dan Mitra Kukar, pada panggung final besok juga akan dipilih pemain terbaik yang sudah menunjukan kebolehannya selama ajang Piala Jenderal Sudirman digelar. Nama-nama seperti Rizki Pellu (Mitra Kukar), Yanto Basna (Mitra Kukar) , Chistian Gonzalez (Arema ) dan Nur Iskandar (Semen Padang) menjadi calon kuat menjadi penerima gelar pemain terbaik. "Siapa yang akan keluar menjadi pemain terbaik, pengumumannya akan diumumkan saat gelaran final Minggu besok”  ungkap Hasani.

Grand Final Piala Jenderal Sudirman besok juga akan dimeriahkan oleh berbagai hiburan untuk para penonton yang hadir di GBK. Atraksi terjun payung dari para Tentara Nasional Indonesia akan menjadi sajian pembuka sebelum duel Semen Padang dan Mitra Kukar berlangsung. Selain itu, penonton juga akan dihibur dengan musik dari Slank dan Noah yang akan menggebrak partai final ini dengan lagu-lagu andalan mereka. Atraksi tata panggung dan tata cahaya yang megah menjadi sajian lain yang tidak kalah menariknya. Jangan lewatkan partai seru ini secara langsung di GBK atau buat Anda yang tidak sempat hadir langsung di GBK, siaran langsung partai final ini juga akan disiarkan langsung di Televisi Masa Kini, Net TV



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…