Langsung ke konten utama

Trilogy Gua di Pontianak : Gua Mengejar Orang Ini Sampe Ke Pontianak…



Setelah mengalami proses editing yang sangat panjang dan menampilkan semua efek visual yang dramatis serta proses sensor dari Lembaga Sensor Film (LSF), akhirnya tulisan terakhir dari trilogy gua di Pontianak ini selesai gua buat. (ngaco jilid 1, dibawah ada lagi tulisan yang lebih ngaco he..he..).

Tadinya tulisan ini mau rilis tiga minggu yang lalu. Tapi, karena berbagai kendala cuaca yang ekstrem disertai kabut tebal dan petir yang menggelegar (ini teknik penulisan baru, yang dinamakan teknik penulisan lebay he..he..) akhirnya tulisan ini baru bisa dirilis dan dinikmati melalui blog kesayangan kita ini. (kita ??? lu aja kali le, gua engga he..he..) .

Sebelumnya, tulisan ini telah melalui proses pengguntingan di semua paragraph, jadi tidak ada lagi kata-kata jorok, porno, mesum, Paha, Dada dan yang dapat menimbulkan syahwat pembaca he..he.. (mau yang lebih ngaco lagi, lanjut gan bacanya he..he.., sok-sok kaskus, padahal buka kaskus aja jarang he..he..) .

Kalo mau baca tulisan-tulisan yang mengandung syahwat, gua tau tuh alamat-alamat blognye (kalo lu penasaran kirim email aje ke gua tar gua kasih tau dah he..he.., kalo lewat blog ini engga enak, tar dikira blog gua mesum lagi he..he..).

Langsung aje ye ke inti cerita ye, (masih inget kan tulisan terakhir gua dipontianak jilid 2).

Kenal orang ini ? kalo engga kenal, berarti emang orang ini kurang begitu terkenal ya he..he.., orang ini adalah Raditya Dika, dia adalah penulis blog terkenal negeri ini (kalo ada yang masih belum tau blog, blog itu adalah penamaan sebuah gang yang ada di perumahan-perumahan gedong, misalnya Blog D 1 dan lain sebagainya he..he.., dan blog yang paling terkenal di Indonesia adalah Blog M he..he…).

Lanjut lagi ye bacanya, nah gua di Pontianak ini untuk mengejar si Raditya Dika yang jadi bintang tamu (inggrisnya, guest star dibacanya GesStar he..he..). Dalam seminar yang namanya juga agak-agak keinggris-inggrisan yaitu seminar Learn From The Expert (yang jago bahasa inggris, kire-kire ntu seminar dalam bahasa Indonesia nya apa ya he..he..).

Ini orang emang terkenal banget tulisannya. (orang sama tulisannya juga sih he..he..). lewat blog Kambing Jantannya, (yang jelas bukan kambing bandot yang tukang kawin itu ya he..he..) dia berhasil memukau ratusan remaja yang menjadi pembaca tulisan mengenai keseharian yang engga jelas dan sudah di buku-kan itu . bener aja, begitu dia masuk ruang seminar, hysteria peserta langsung membahana dikampus Untan (kalah dah tuh teriakan orang naek hysteria di Dufan he..he..).

Raditya emang seorang one man show, sekali dia ngomong, udah mampu membuat mahasiswa yang melihat tertawa terbahak-bahak dengarin jokes-jokes dari penulis yang juga membintangi film kambing jantan ini. (ini orang bahkan bisa menirukan suara cewe dengan begitu fasihnya, gua jadi curiga jangan-jangan kalo malem namanya jadi Radisty lagi he..he..).

Kata ini orang, tulisan yang berbau komedi itu tergantung persepsi yang kita berikan buat tulisan itu. Misalnya neh, kita mau nulis tentang iklan-iklan di Indonesia, nah bagaimana caranya kita bisa memberikan persepsi kita dari iklan-iklan yang kita tonton itu. (asal jangan iklan tori-tori aje yang dikomentarin,entar cewe yang jadi modelnya marah lagi he..he..).

Selama gua ngeliat dia ngomong, gua Cuma bisa ngayal aje, kira-kira kalo gua terkenal kaya dia seru kali ya he..he.., terus blog gua ini bisa diterbitin jadi buku dan laku ber-miliar-miliar eksemplar. Wah kebayang dah gua jadi pembicara di seminar-seminar yang isinya mahasiswi-mahasiswi cantik dan lucu yang ada dikampus-kampus he..he.., mereka pada ngantri tanda tangan gua sambil ngomong “Kak bule minta tanda tanganya dong, “ . (Gubrakkkkkk).

Intinya sih gua liputan di sono, jarang-jarang tuh gua ngejar orang terkenal sampe Pontianak. (selama ini sih orang terkenal kalo ga di mall ya di café adanya. Engga percaya, sering-sering maen dah dimall, entar pasti ngeliat orang terkenal, ya Omas-Omas aja sih liat he..he..).

Ah anti klimaks neh tulisannya, engga seru ya tulisan gua yang terakhir ini he..he.., sengaja neh tulisan gua bikin kaya gini kali aja nanti yang baca blog ini pada ngerumpi. “ Eh blog nya sih bule engga seru ye, gua bosen Bo bacanye,”. terus pembaca yang satu lagi ngomong, Iye Cinnnn…., gua juga baru baca, garing Cinnnnnnn blog nye he..he.. (kalo ini sih percakapan antara dua lekong yang nyasar ke blog gua he..he..). Udah dulu ya Cinnnnnnnnnnnn (tuh kan gua jadi ketularan lekong dah he..he..).

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala