Langsung ke konten utama

Ketika Kartini-kartini Masa Kini Memperingati Hari Kartini Lewat Kartini's Day


Raden Ajeng Kartini, menyebut nama pahlawan wanita ini selalu teringat akan perjuangannya melawan kesetaraan untuk kaum perempuan Indonesia. Atas jasa-jasanya memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, Kartini menjadi salah satu pahlawan Indonesia yang hingga kini kita masih memperingati perjuangannya setiap tanggal 21 April.
Kartini's Day di Best Western Premiere The Hive
Nah untuk mengisi perjuangan yang telah dilakukan Kartini, kaum perempuan di era sekarang  memperingatinya dengan hal-hal positif seperti yang hari Sabtu (21/4) kemarin saya ikutan acara Kartini’s Day yang mengangkat tema The Hive Cook & Snap Class yang diadakan oleh Tabloid Wanita Indonesia dan Best Western Premiere The Hive. Oia acara ini juga didukung oleh Blogger Crony loh dan mengundang teman-teman blogger termasuk saya.

Bertempat di ruang Cerana Meeting Room Lantai 3 Hotel Best Western Premier The Hive, Acara yang dihadiri ibu-ibu pembaca Tabloid Indonesia ini dibuka dengan pengenalan Teknik fotografi kuliner menggunakan kamera smartphone oleh fotografer tabloid Wanita Indonesia Zulham. Dalam Teknik fotografi kuliner, menurut Zulham harus memenuhi unsur Komposisi yang baik antara objek yang akan difoto dengan ornamen-ornamen pendukung seperti cahaya salah satunya.
Mas Zulham Fotografer dari Tabloid Wanita Indonesia memberikan penjelasan mengenai fotografi kuliner 
Tidak hanya teori, Zulham juga mengajak undangan termasuk para blogger untuk mengambil foto langsung dengan makanan yang sudah disediakan Best Western Premiere The Hive. Hasilnya, ternyata teman-teman blogger dan ibu-ibu peserta memiliki hasil-hasil foto yang bagus menurut Zulham, bahkan foto milik Mba Echi, salah satu blogger yang hadir, mendapatkan hadiah berkat hasil fotonya yang bagus.
Chef Mulyadi in action
Acara kemudian dilanjutkan dengan demo masak oleh Mulyadi Makmur dari Best Western Premier The Hive. Ada 4 jenis masakan yang dimasak oleh Chef Mulyadi, salah satunya adalah Tomato Cream Soup. Makanan yang terbuat dari bahan-bahan seperti tomato fresh, tomato paste, dan cream cooking ini membuat beberapa ibu-ibu yang hadir penasaran dan ikut naik ke arena masak menemani Chef Mulyadi.

Saya yang juga penasaran seperti apa rasa masakan Chef Mulyadi akhirnya berkesempatan mencicipi hasil masakan Chef Mulyadi. Ternyata tidak cuma dipandang saja yang terlihat menarik, rasa makanan Chef Mulyadi ternyata enak. Ibu-ibu juga terlihat penasaran dan sama seperti saya ikutan mencoba masakan Chef Mulyadi.

Acara juga semakin menarik dengan pemilihan kostum terbaik dari para kartini-kartini masa kini. Satu persatu mereka berjalan bak peragawati dan menunjukan kebolehannya berlenggak lenggok di tengah-tengah para hadirin. Hadia dari lomba kostum terbaik ini juga sangat menarik loh yakni voucher menginap di Best Western Premier The Hive. Akhirnya salah satu peserta beruntung berkat aksinya yang memikat dewan juri.
Ibu-ibu tidak mau ketinggalan untuk ambil bagian memasak bersama Chef Mulyadi
Acara siang itu ditutup dengan foto Bersama setelah sebelumnya diumukan lomba twett terbaik dan juga Instagram post terbaik. Alhamdulillah, saya menjadi pemenang buat tweet terbaik dan berhak mendapatkan voucher menginap di Best Western Premier The Hive. Terima kasih Best Western Premier The Hive dan Blogger Crony dan selamat hari kartini untuk semua perempuan-perempuan di Indonesia.

Oia hampir lupa, dari tadi kan saya bercerita tentang Best Western Premier The Hive terus, hotel ini beralamat di Jalan DI. Panjaitan Kav. 3-4, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13340. Nah buat yang penasaran sama hotel ini bias loh kepoin di website sama sosmednya di : 

Website: www.bwpremierthehive.com

Facebook: BWPREMIERTheHive 

Instagram: @bwpthehive

Twitter : @bwpthehive

 Youtube : youtube.com/c/bwpthehive

 Blog       : infothehive.blogspot.com

Kalo mau Reservasi juga bisa loh di : (021) 29821888

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…