Langsung ke konten utama

PT RMU Jamin Ketersediaan Makanan dan Keamanan Lahan Parkir Menjelang Mudik Lebaran



Musim mudik lebaran bakal segera tiba. Buat teman-teman yang mau mudik menggunakan kereta api, saya mau berbagi informasi neh mengenai  makanan di dalam kereta dan area parkir di sekitar stasiun-stasiun yang bakalan dipadati kendaraan pengunjung saat mudik tiba seperti di Stasiun Senen dan Gambir. 
PT Reska Multi Usaha jamin ketersediaan makanan dan keamanan lahan parkir menjelang mudik lebaran ini
Kebetulan, hari Kamis (8/6) kemarin, saya diundang PT Reska Multi Usaha (RMU) selaku anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mengelola bisnis parkir dan makanan di dalam kereta. Dalam kesempatan itu, saya juga berbincang-bincang santai dengan Kepala Humas PT Reska Multi Usaha, Nyoman Suardhita, mengenai ketersediaan makanan dan persiapan keamanan menjelang mudik lebaran ini.

Menurut Nyoman, pengguna kereta api yang hendak menuju kampung halaman tidak perlu kuatir mengenai keberadaan makanan ketika berada di dalam kereta. PT Reska Multi Usaha sudah menyiapkan aneka jenis hidangan dengan harga terjangkau untuk menemani perjalanan mudik baik itu saat berbuka puasa maupun santap sahur. 
Kepala Humas PT Reska Multi Usaha Nyoman Suardhita saat memberikan penjelasan dihadapan wartawan dan blogger
Jadi buat temen-temen yang ingin berpergian menggunakan kereta api ke luar kota saat bulan Ramadhan maupun saat mudik nanti tidak perlu kuatir mengenai makanan saat berada di dalam perjalanan. “Kita menyediakan aneka jenis makanan mulai dari fresh food dan frozen food untuk para penumpang kereta dengan harga terjangkau” ungkap Nyoman di kantor PT Reska Multi Usaha yang berada di area Stasiun Mangga Besar Jakarta. 

Nyoman juga bercerita, PT Reska Multi Usaha saat ini juga mengelola bisnis café yang berada di tiga stasiun besar di Pulau Jawa seperti Loko Café Surabaya Gubeng, Loko Ekspress Semarang Poncol, dan Loko Café Yogyakarta. Bahkan Loko Café Yogyakarta dan Loko Café Surabaya Gubeng menyediakan paket ramadhan mulai tanggal 27 Mei – 24 Juni dengan berbagai pilihan menu yang beragam dan dijual mulai dari Rp. 25ribu.

Tidak hanya itu, PT Reska Multi Usaha menurut Nyoman juga melakukan persiapan keamanan di stasiun-stasiun yang diperkirakan padat saat mudik menjelang seperti di Stasiun Gambir dan Senen. Untuk di Stasiun Senen, menurutnya akan diberlakukan sistem drop off penumpang agar tidak terjadi kepadatan kendaraan di stasiun saat musim mudik tiba. 

PT Reska Multi Usaha juga menyiapkan posko di beberapa titik stasiun untuk mengawasi kepadatan kendaraan yang berada atau lalu lalang di sekitar area stasiun.  “Karena dari induk perusahaan ada penambahan kereta maka kita juga akan melakukan penambahan petugas yang sudah biasa menghandle angkutan lebaran” ungkap Nyoman.

Kalo dari pengalaman saya mengantar saudara yang hendak mudik menggunakan kereta api saat lebaran sistem drop off ini sangat pas untuk diterapkan di dalam area stasiun. Biasanya kita sebagai pengantar sibuk mencari parkiran dan tidak langsung menurunkan orang yang kita antar. Padahal mencari parkiran bisa memakan waktu yang lama saat musim mudik lebaran tiba dan bisa saja orang yang kita antar jadi terlambat naik kereta gara-gara hal ini. 

Tips dari saya sih sebaiknya persiapkan waktu yang senggang untuk menuju stasiun agar tidak terburu-terburu saat tiba di stasiun. Selain itu, kita juga harus menguasai akses jalan menuju lokasi stasiun agar tahu di mana titik-titik kepadatan jalan menuju stasiun dan bisa mencari jalan alternatif untuk menembus kepadatan tersebut. Kita semua tentunya mau mudik kita berjalan aman dan nyaman.  Jangan sampai gara-gara terjebak macet dan sibuk mencari parkir kita malah ketinggalan kereta.  

Komentar

  1. Duh, coba ya di Makassar udah bisa pake jasa kereta api..kangen naik kereta soalnya, hihi

    BalasHapus
  2. iya mba, tapi nanti kan akan dibangun jalur kereta barru ke pare-pare jadi bisa naik kereta di makassar :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Sajian Makanan Kereta Api Milik PT Reska Multi Usaha

Kisah Ajeb-Ajeb Anak Cipayung Part 1 : Dugem oh Dugem......

Ini dia neh kejadian paling hot yang pernah gua tulis. (bayangin, gua nulisnya aje sampe buka baju segala he..he..). ini kisah tentang ajeb-ajeb cuy (karena musiknya bukan dangdut jadi ajeb-ajeb, coba kalo musiknya dangdut pasti bunyinya adut..adut..adut..adut.. jangan sambil joget ya bacanya he..he..) di suatu Pantai Indah yang banyak kapuknya (makanya tempat itu dikasih nama Pantai Indah Kapuk he..he.. walaupun sebenernya gua bingung, pantai yang berkapuknya sebelah mana ya he..he..).

Awalnya disuatu siang pas gua lagi browsing gambar-gambar vulgar dan sedikit cabul untuk web tempat gua bekerja (nama webnya www.langitberita.com, terus klik aja rubrik lifestyle nah entar keluar tuh berita-berita yang gambarnya bikin mata melek terus he..he..). Tiba-tiba ada pesen dari Mr Momot yang isinya gua ngeliput acara dugem di PIK, nama acaranya RnB Parade (wah gua langsung ngayal, rave party di waterboom pasti banyak cewe-cewe seksinya. Udah gitu pasti mereka pada pake pakaian renang, seru neh…

Selamat Jalan Miten…

Kaget sekaligus sedikit engga nyangka ketika siang ini gua mendengar kabar meninggalnya mantan gitarisnya Netral Miten di timeline di twitter gua. Sejenak pikiran gua menerawang pada sosok gitaris gondrong dan pendiam namun permainan gitarnya cukup membuat anak-anak yang melewati masa 90-an  mengenal sosok gitaris yang mungkin salah satu yang terbaik di tahun-tahun itu .
 Iya, dari account twitternya Brutal Band, pertama kali gua ngebaca kabar duka ini dan tidak lama Musisi-musisi  90-an  seperti Ari Lasso juga mengucapkan belasungkawa untuk Miten. Iya, sebagai seorang yang pernah melewati masa 90-an dengan musik-musik yang masih berkualitas , gua emang mengaggumi musisi-musisi di era itu. (Gua dulu sangat hafal siapa aja personil-personil band 90-an karena gua emang hobi koleksi kaset dan setiap beli kaset gua pasti baca tulisan ucapan terima kasih setiap musisi yang ada di covernya, termasuk Miten salah satunya  ).


Miten bersama netral memang cukup fenomenal di tahun 90-an. Saat ba…