Langsung ke konten utama

Workbook, Wujud Komitmen dan Kepedulian PT Astragraphia untuk Pendidikan Indonesia



Berawal dari keprihatinan terhadap nasib pendidikan anak di Indonesia, PT Astragraphia membuat program sosial Workbook yang menjangkau 1000 anak Indonesia dengan dukungan SOS Children’s Villages. Program yang menjadi komitmen sosial perusahaan ini akan berlangsung secara berkelanjutan untuk meningkatkan pendidikan anak Indonesia.
Direktur PT Astragraphia Bapak Arifin Pranoto saat memberikan sambutan
Dalam sambutannya, Direktur PT Astragraphia, Arifin Pranoto memaparkan keprihatinannya dengan melihat data UNICEF tahun 2016 yang menyebutkan lebih dari 50 persen dari total 80 juta anak di Indonesia hidup dengan biaya kurang dari dua dolar per hari. Kondisi ini membuat mereka memiliki keterbatasan dana dan fasilitas, sehingga tidak bisa mendapatkan akses terhadap konten pendidikan yang berkualitas.”Anak-anak Indonesia selama ini memiliki keterbatasan untuk mengakses pendidikan. Untuk itu melalui workbook ini kami memberikan bantuan metodologi dan alat pembelajaran yang dapat memiliki nilai tambah yang bermanfaat bagi anak-anak” ungkap Arifin.
Pemberian Bookwork kepada ibu Linda Sukanda sebagai perwakilan dari SOS Children's Villges
Program workbook ini menurut Arifin Pranoto akan berlangsung selama tiga tahun ke depan dan dapat menjangkau kurang lebih 1000 anak Indonesia. Nantinya buku-buku ini akan didistribusikan kepada SOS Children’s VillageIndonesa untuk anak-anak di Jakarta, Bandung, Medan, Aceh, Maumere, Semarang, Jogja dan Bali.” Selain belajar tentang konten kami terus melakukan evaluasi sepanjang program workbook berjalan agar lebih menyempurnakan program ini. Dari 10000 buku akan didistribusikan secara bertahap nantinya kita berharap akan ada feedback-nya untuk masukan mencetak buku selanjutnya” kata Arifin.
Program Workbook ini akan berlangsung selama 3 tahun
SOS Children’s Villages sendiri menyambut baik program workbook ini. Linda Sukanda, perwakilan SOS Children’s Villages, mengucapkan terima kasih kepada Astragraphia karena melalui program ini bisa memberi manfaat untuk anak-anak usia dini terutama di Maumere, banda Aceh dan Meulaboh. “Di era globalisasi materi pendidikan bisa dari teknologi namun tidak semua anak bisa mendapatkan akses teknologi. Bantuan 10000 buku dalam 3 tahun ke depan menjadi kontribusi nyata Astragraphia terhadap pendidikan anak di Indonesia.

Sementara, Hari Mulyadi, Chief Corporate Social Responsibility PT Astragraphia, mengungkapkan, sebagai wujud kegiatan CSR, PT Astragraphia juga berbagi ilmu pelatihan kepada lulusan-lulusan SMU yang putus sekolah karena kekurangan biaya. “Kita di Astragraphia memiliki CAP atau Competence Aid Program yakni memberikan ilmu dan pelatihan untuk lulusan It yang mengalami droupout kuliah karena finansial . Selain itu, kita juga memberikan pelatihan kepada remaja-remaja penyandang disabilitas” ungkap Hari.
Bapak Arifin ditemani ibu Linda berjalan bersama menuju ruang kelas anak-anak di SOS Children's Villages
 Hari bercerita PT Astragraphia selama ini tidak hanya berbisnis tapi juga memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Bagaimana kita mendidik dan memberikan edukasi kepada generasi muda penerus bangsa yang perlu mendapatkan pembekalan untuk menjadi modal mereka bekerja di PT Astragraphia ataupun di perusahaan-perusaan lain yang ada di luar sana. 
Bapak Arifin saat berinteraksi dengan anak-anak di SOS Children's Villages
Pada kesempatan itu Arifin dan jajaran karyawan PT Astragraphia juga berkesempatan meninjau kelas anak-anak di SOS Children’s Villages. Pemandangan interaksi yang hangat antara Arifin dengan anak-anak di kelas menjadi hal yang menarik untuk disaksikan. Anak-anak juga terlihat menikmati belajar dari workbook Astragraphia ini. Tingkah pola anak-anak yang senang pun terlihat dari aktivitas mereka mulai dari mewarnai hingga melihat-lihat setiap halaman dari workbook ini jadi pemandangan menyenangkan di hari selasa siang itu. 
Penanaman pohon di sekitar halaman SOS Children's Villages
Selain itu, PT Astragraphia juga mengadakan kegiatan penanaman pohon di sekitar halaman SOS Children’s Villages yang berada di kawasan Cibubur Jakarta Timur ini. Beberapa pohon seperti, pohon jambu, durian, hingga belimbing di tanam di beberapa titik halaman. Arifin juga ikut ambil bagian dalam kegiatan menanam pohon di halaman sebagai bentuk kepedulian Astragraphia terhadap lingkungan hidup di sekitar SOS Children’s Villages Cibubur ini.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala