Langsung ke konten utama

Ketika Bang Sat Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Jakarta…


Bang Sat mau jadi gubernur Jakarta ? weits entar dulu, sebelum masuk kesini, mari kita lihat pemandangan jalan-jalan di Jakarta beberapa bulan terakhir ini.(jangan lihat bulan buat nentuin Hilal lagi ya, udah lewat itu masanya he..he..). Kalo pada rajin merhatiin jalan (jangan Cuma merhatiin cewe cakep doang kalo lagi dijalan he..h.e..), belakangan ini di Jakarta khususnya daerah pinggiran kaya rumah gua di Cipayung banyak banget tuh spanduk calon gubernur Jakarta yang akan bertarung pada pemilihan gubernur tahun depan. (kalo ga salah ya, tapi ga mungkin 4 tahun kedepan, kurang kerjaan juga masang spanduk sekarang, sementara pemilihannya baru 4 tahun kedepan he..he..).

Nah ada yang menarik dari para calon Jakarta 1 ini, mereka entah kenapa selalu memakai nama panggilan Bang didepan nama mereka seperti misalnya Bang Endang (nama aslinya Endang Asep, asli jajaka Sunda dan dikampungnya dipanggil kang Endang, tapi begitu nyalonin Gubernur Jakarta dia ganti kata Kang dengan panggilan Bang maka jadilah dia kampanye dengan nama Bang Endang he..he… maksa biar sedikit kejakarta-jakarta-an he..he.. Oia itu nama hanya fiktif belaka ya, karang-karangan gua aja he..he..).

Sekarang gua sedikit berandai-andai misalnya saja gua bikin tokoh Fiktif calon Gubernur yang bernama Satiman ( ada juga nama Bang Foke yang masih kumisan, mungkin dia kalo ke tukang cukur bawa uangnya kurang, jadi itu kumis engga mau dipotong-potong, takut kena Charge tambahan he..he..).

Maka ketika kampanye, Satiman yang pengen mendongkrak popularitasnya rela menyebut dirinya dengan panggilan Bang Sat. Mungkin agak kasar kedengerannya, tapi dia dengan Pedenya memakai nama Bang Sat biar kedengerannya gaul dan mudah diingat para calon pemilihnya. (Maklum, gubernur yang sekarang aje Cuma ngandalin kumis bisa menang he..he.., maka Satiman pun rela dipanggil Bang Sat biar para pemilih itu terngiang-ngiang sama nama ini he..he..).

Maka dimulailah masa kampanye, Bang Sat dengan bangganya naik ke atas panggung dengan spanduk terpasang dimana-mana. Oiya dalam kampanyenya Bang Sat mengusung tema Jakarta yang lebih hijau (lagi-lagi biar trendi he..he.., kan lagi jaman tuh go green - go green-nan he..he..) . Tema ini dia pilih biar kaga sama kaya para saingannya dan dispanduk dia akan menulis janji “Bang Sat Untuk Jakarta Yang Lebih Hijau” he..he..(karena sampe sekarang Jakarta kaga ada hijau-hijau nya ya, pohon makin jarang, malah sampah yang banyak keliatan he..he..).

Begitu dia mulai mengobral janji-janji surganya dengan suara lantang dan berkobar-kobar lengkap dengan semangat 69 eh 45 maksudnya he..he.. (69 mah identik sama gaya ber#****ta ya he..he..bukan semangat he..he..). Massa yang ada dibawah pun langsung menyambut janji-janji Bang Sat dengan teriak an “Hidup Bang Sat…., Hidup Bang Sat …” .

Seperti engga mau ketinggalan, Juru Kampanye Bang Sat yang dijanjikan akan menjadi Tangan Kanannya juga memprovokasi massa dengan kata-kata “Bang Sat bisa bikin Jakarta lebih Asoy dah pokoknye ye, encang-encing, enyak- Babeh jangan lupa coblos ini Bang Sat ye.” he..he.. (ini Jurkam semangat banget demi menjadi tangan kanan Bang Sat, untung bukan jadi tangan kirinya ya yang buat nyebok itu he..he..).

Udah Ah jangan panjang-panjang ngebahas si Bang Sat ini, entar malah bener-bener ada lagi nama Bang Sat yang nyalonin Gubernur Jakarta, bisa berabe neh blog gua, takutnya ada orang KPU yang baca terus nuduh Bang Sat nyolong start kampanye lewat blog gua ini he..he..

Satu yang pasti, Mau Bang Sat , Bang Foke, Bang Sani or Abang-abangan yang lain kek yang pasti kita sebagai warga Jakarta (atau yang cari duit di Jakarta he..he..) akan disajikan oleh banyak spanduk-spanduk kampanye yang akan menghiasi seluruh wilayah Kota yang katanya lebih kejam dari ibu tiri ini.

Gua sih sebagai warga Jakarta Cuma berharap Jakarta bisa dipimpin sama gubernur yang tidak hanya berwacana (dan Cuma bisa dadah-dadah doang, kaya atasannya yang satu itu he..he..) tapi harus banyak tindakan untuk merealisasikan janji-janji yang dia umbar waktu kampanye (misalnya Bang Sat yang menjanjikan Jakarta lebih hijau, maka dia harus lebih banyak menanam pohon di Jakarta biar ini kota kaga panas-panas banget. Asal jangan pohon toge aja yang dia tanem he..he..).




NT (biasanya ditulis NB alias Nambah Berita, tapi gua NT alias Nambah Tulisan he..h.e..) : sori-sori kalo fotonya kaga nyambung, karena sebagai Blogger gua harus menjaga netralitas tulisan gua, jangan sampe gua mendukung salah satu calon gubernur yang ada –sotoy - (kaga mau kaya media-media sekarang yang biasanya mendukung satu calon karena calon itu menjadi pemilik media tersebut he..he..). makanya gua taro aja foto nasionalis gua waktu hormat kepada bendera kebanggan kita Merah Putih. Ya gini-gini gua masih ada rasa nasionalis lah sama Negara ini he..he..).



Komentar

  1. Sejutu sama janji2 manis dan palsu dri bang sat ato calon2 lain dan yg sdh tplih..ngaku org betawi..tapi kerja nihil..mending yg bkan asli betawi tp kerjanya nyata dan niat benahin dan majuin jkarta..musim pemilu yg akan dtg mdh2an para pemilih ga slh pilih dan ttipu lg..ane bukannya pdukung mantan pejbat yg bkan org betawi tapi cinta jakarta ntu tuh..dia sdikit bicara bnyak bkrja..jgn cma mkan pajak aja lah..kerja woi...

    BalasHapus
  2. berarti nanti kalo ada Bang Endang Asep Dadang Kusmana harus lu pilih tuh Di, karena dia punya jiwa sunda tapi semangat Jakarta he..he...tp ngomong-ngomong bukan nya lu warga Depok ya Di he..he..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala