Langsung ke konten utama

kali ini cerita tentang kamar gue

gara-gara dengerin lagu lamanya Nugie, yang judulnya 'kamar tidur'. gua jadi
terinspirasi menulis tentang kamar gue yang selama ini jadi singgasana ternyaman
buat gua tinggalin. tempat gua bisa tidur, baca, dengerin musik, browsing, chating,ngencing (kalo yang terakhir ini sih kaga gua lakuin dikamar tapi di toilet. dulu waktu kecil sih gua sering ngencing di kamar alias ngompol he..he.)

kamar ini mulai gua tempatin sekitar pertengahan 1996 pas gua menginjak tai kucing eh menginjak kelas dua SMP maksud gua. waktu itu kamar gua adalah sebuah dapur tempat ibu gua bereksperimen memasak makanan-makanan enak yang setiap hari gua dan keluarga makan. tapi begitu rumah gua dilebarin, dapur ini pun disulap bokap menjadi kamar. bayangkan sebuah dapur yang cemong,lusuh kini berubah menjadi kamar anak yang saat itu sedang beranjak gede. akhirnya untuk pertama kali gua punya kamar sendiri dan mulai pertengahan tahun itu gua udah engga sekamar lagi sama abang gua.

Dulu awal-awal gua tidur di kamar ini sempet takut juga, soalnya letak kamar ini emang dibelakang banget, apalagi disamping rumah gua dulu itu masih kebon yang engga dikasih lampu. jadi kalo malam tiba ya gua udah kaya peserta uji nyali aja, yang diletakan disebuah ruangan cukup lebar dengan irama jantung yang berdegup kencang karena ketakutan aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...............

seiring berjalannya waktu,kesan seram mulai hilang dari kamar gua dan berganti menjadi tempat hunian paling gua rindukan jika gua berada jauh dari rumah. gua terkadang pengen cepet pulang dan tidur dikamar kalo lagi diluar rumah apalagi kalo lagi diluar kota kayanya bayangan kasur dikamar gua memangggil-manggil untuk cepet menidurinya dan kita akan saling bergelut menikmati mimpi indah.

kamar ini juga gua fungsikan buat mendisplay beberapa barang yang gua koleksi. kaya koleksi kaset yang gua tumpuk biar enak diliat atau dvd film-film favorite yang gua susun memanjang. tumpukan koleksi majalah,koran tabloid,buku sampe komik yang kadang gua suka berlama-lama di depan lemari untuk sekedar memandangi tumpukan itu. selain itu gua juga suka membuka album koleksi perangko dan memandangi satu-persatu perangko yang dulu gua koleksi waktu kerja di Litbang majalah Gramedia sekitar 10 tahun yang lalu. dilain waktu gua juga bisa menjelma layaknya Paman Gober yang menggosok uang koin koleksi gua biar engga berkarat.

emang kalo udah memandangi barang-barang itu gua rada-rada autis dengan keadaan diluar kamar gua. kadang panggilan nyokap aja, gua suka engga denger dan nyokap gua sampe membuka pintu kamar untuk ngeliat gua lagi ngapain di dalem.mungkin pikiran nyokap, gua lagi melakukan ritual aneh-aneh kaya bakar menyan atau menyaksikan film yang selalu di di beri cap warna biru.

Dalam kamar ini juga banyak lahir inspirasi buat gua untuk nulis puisi,lirik, bikin lagu dan beberapa tulisan yang ada di blog ini juga gua tulis dikamar. enaknya emang kalo lagi membuat karya suasana nya hening dan jauh dari kebisingan jalanan. biasanya kalo udah dikamar, semua ide-ide tulisan yang udah gue pikirin bisa langsung gua tumpahin di laptop Lenovo kesayangan gua.

pokoknya kalo udah dikamar, semua masalah yang gua lagi rasain bisa hilang dengan sendirinya. kadang sebuah keputusan penting dalam hidup gua pertimbangkan di atas tempat tidur. sambil ngeliat ke atap, pikiran gua melayang-layang sampe akhirnya ada sebuah hasil yang gua ambil. begitupun kalo kondisinya gua lagi jatuh cinta, biasanya gua suka cengar-cengir sambil dengerin lagu-lagu cinta mengalun dari Hi-fi yang gua beli dengan harga miring.

dikamar ini juga masih tersimpan sepatu kuliah butut gua yang robek di beberapa bagiannya yang dulu selalu menemani semua aktivitas gua selama menjadi mahasiswa jurnalistik di kampus tercinta. gua sayang ngebuang sepatu adidas butut gua dan gua jadiin pajangan di sudut kamar gua dengan kondisi warna yang sudah mulai memudar.

kalo inget kamar dan sepatu butut jadi inget lirik lagu Pulang nya Dik Doank,'terbayang-bayang perhatikan kamarku.., mulai dari sepatu bola bututku.., gambar mantan pacar yang tak jemu-jemu memandang kosong ruangan yang dulu.., pernah bercerita cinta yang membara.., ser-serunya.., kita lupa.., kita buta.., kita hampir saja........

itulah gambaran Dik Doank untuk sebuah kamar, ya mungkin engga jauh-jauh dari kamar yang kita miliki saat ini. sebuah ruangan yang mungkin kalo tembok itu bisa bicara dia akan bercerita sekelumit perjalanan hidup yang pernah kita alami di Kamar..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SGPP, Sekolah Tinggi tempat Para Pengambil Kebijakan Publik Belajar

Sekolah Tinggi Pemerintahan dan Kebijakan Publik namanya. Sekolah tinggi yang dikenal dengan nama SGPP ini mengajarkan bagaimana mengambil kebijakan publik yang dapat berpengaruh di semua sector baik itu secara nasional maupun internasional. Dengan program studi Kebijakan Publik, SGPP ingin menjadikan mahasiswanya tidak hanya bisa menerapkan kebijakan publik namun juga bisa menganalisa kebijakan publik yang konteksnya kebijakan Indonesia namun bisa diterapkan di banyak negara.  Kampus SGPP di Kawasan Sentul Bogor Memasuki halaman kampus ini terasa begitu sejuk. Semilir angin dan pemandangan rumah-rumah penduduk di Kawasan Bogor terlihat dari kampus yang terletak di dataran tinggi Kawasan Bogor ini. Sekilas, bila dilihat, bangunan gedung utama SGPP ini seperti bangunan-bangunan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Begitu menginjakan kaki di bagian depan gedung, kenyamanan ruang perpustakaan begitu terasa. Ruang perpustakaan ini menyatu dengan teras yang biasa digunakan m

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Kulkas Halal PT Sharp Electronics Indonesia

Kata siapa label halal hanya untuk produk-produk makanan dan kosmetik saja. Saat ini PT Sharp Indonesia melakukan terobosan dengan memberikan label halal pada produk lemari es atau kulkas keluaran terbarunya. Pabrik pembuatan PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Beruntung hari Rabu (9/5) kemarin saya mengunjungi pabrik PT Sharp Electronics Indonesia di Kawasan Karawang Barat, Jawa Barat, untuk melihat langsung proses pembuatan kulkas halal pertama di Indonesia di pabrik yang berdiri sejak tahun 2012 ini.   Sebelum melihat langsung proses pembuatan kulkas Sharp, saya dan teman-teman blogger lainnya dijamu oleh jajaran petinggi dan management PT Sharp Indonesia. Dalam kesempatan ini, Asisten Manajer Strategi Produksi PT Sharp Electronics Indonesia, Afka Adhitya, menjelaskan, alasan PT Sharp Electronics Indonesia mengeluarkan kulkas halal, tujuan utamanya Sharp adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat akan sebuah produk baran

Wisata Kuliner di Pangkal Pinang, Wajib Mencoba Martabak Acau 89

Pulau Bangka di provinsi Bangka Belitung selama ini terkenal dengan objek wisata pantai. Pantai-pantai seperti Pantai Pasir Padi menjadi daerah tujuan wisata di Pangkal Pinang yang banyak dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Namun dibalik pesona pantainya yang indah, Pangkal Pinang juga memiliki pesona kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satu kuliner yang sudah sangat terkenal dari daerah ini adalah martabak.  Martabak Acau yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, Bangka Belitung Martabak selama ini identik dengan Pulau Bangka. Kuliner yang belakangan naik daun berkat variasi rasanya yang menggugah selera memang berasal dari provinsi dengan ibukota Pangkal Pinang ini. Nah Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bangka tapi tidak mencoba wisata kuliner dengan berburu martabak bangka. Martabak Bangka memang menjadi makanan wajib yang harus dinikmati jika berkunjung ke daerah yang terkenal   kaya akan timah ini. Kita bakala